Latest News

El Chupacabra, Anjing Penghisap Darah Ditemukan Di Malang

Posted by beye on Sabtu, 03 September 2011 , under | komentar (0)




pengisap darah atau dalam bahasa Spanyol disebut chupacabra yang selama ini ramai dibicarakan dunia internasional bisa jadi ada juga di Malang.
Beberapa peneliti yang menyelidiki penampakan UFO di Puerto Rico pada awal 1990-an menerima laporan dari para penduduk lokal mengenai makhluk aneh menyerupai anjing yang sering menyerang dan menghisap darah ternak. Tepatnya Maret 1995 disebutkan bahwa delapan ekor domba ditemukan tewas dengan 3 luka tusuk di dada masing-masing. Bukan itu saja, semua ternak tersebut juga ditemukan dalam kondisi darah yang telah habis.

Pada tahun 1975, sebenarnya juga telah dilaporkan adanya pembunuhan ternak sejenis di kota kecil Moca. Makhluk pembunuh tersebut disebut El Vampiro de Moca. Vampir dari Moca.

Pembunuhan-pembunuhan terhadap ternak ini awalnya dicurigai dilakukan oleh para pemuja setan. Namun pembunuhan-pembunuhan terus terjadi di seluruh Puerto rico dan menyebar ke Republik Dominika, Argentina, Bolivia, Chile, Peru, Panama, Amerika serikat hingga Mexico. Ini menunjukkan bahwa pelakunya bukan para pemuja setan.

Istilah Chupacabra pertama kali digunakan oleh seorang komedian Puerto Rico bernama Silverio Perez. Ia merujuk kepada kata bahasa Spanyol Chupar yang berarti menghisap dan cabra yang berarti kambing. Sebutan itu datang karena ternak yang terbunuh dan dihisap darahnya kebanyakan adalah kambing.

 

Anjing besar pengisap darah yang oleh sebagian orang dianggap sebagai anjing jadi-jadian itu kembali menggegerkan warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kepanikan terjadi setelah kambing milik Surateman, 65, warga Dusun Krajan, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, mati kehabisan darah. Sebanyak 12 ekor kambing dalam satu kandang darahnya habis diisap oleh hewan berjenis anjing yang hingga kini masih misterius itu.

Di tubuh kambing ditemukan dua luka tusukan taring yang cukup besar dan dalam. Sebagian besar ditemukan luka di kepala kambing dan tusukan taring terlihat di leher dan badan beberapa kambing lainnya. Tak ada percikan darah ditemukan di dalam kandang. "Kuat dugaan kami kalau anjing itu langsung mengisap habis darah kambing. Sebab saat ditemukan kambing dalam keadaan mati kehabisan darah," beber Surateman, Rabu (17/2).



Serangan hewan aneh itu baru diketahui Surateman, ketika memeriksa kandang kambingnya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah, Rabu (17/2) pukul 04.30 WIB. Saat membuka kunci gembok kandang, Surateman, melihat lima ekor kambing mati dengan luka tusukan di kepala. Sedangkan tujuh ekor lain, terlihat lemas tetapi masih bernyawa. "Saya kaget dan memeriksa satu persatu, ternyata semua kambing terkena tusukan yang sama," ungkapnya.

Saat melihat sejumlah kambing mati dan lainnya kritis, Surateman pun shock. Selang beberapa jam, satu persatu tujuh kambing yang kritis itu pun ikut mati karena kehabisan darah. "Di dalam kandang saya temukan jejak kaki anjing sangat besar. Anjing itu masuk dengan menggali tanah di pinggir kandang. Tetapi saya tak yakin itu anjing biasa, sebab kalau anjing biasa, akan memakan daging kambing bukan mengisap darahnya saja," ujarnya.

Serangan anjing itu diprediksi, pukul 02.00 WIB dini hari. Sebab sekitar pukul 00.00 WIB, saat dia mengecek ke kandang, kambingnya masih dalam keadaan sehat. Itu pula yang membuat Surateman akhirnya lega dan pulang ke rumah untuk tidur. "Sekitar pukul 02.00 WIB, saya memang mendengar lolongan anjing sangat keras. Dan datangnya dari arah sawah di dekat kandang kambing paman saya. Tetapi saya tak bisa keluar karena sedang sakit," sela Yusuf, keponakan Surateman, yang mengaku mendengar kedatangan anjing pengisap darah itu.

Kini para peternak kambing di Sumbersekar, Dau, dilanda kecemasan. Sebab kejadian itu juga pernah terjadi sembilan bulan lalu. Di mana sembilan kambing milik Herman tetangga Surateman serta tujuh kambing milik Senan, mengalami nasib serupa. Selama 2009, sudah ada 42 kambing yang mati kehabisan darah. "Saya sekarang bingung harus bagaimana karena delapan kambing lainnya bukan milik saya, melainkan milik tetangga yang dititipkan untuk dipelihara," keluh Surateman, yang mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Bangkai kambing yang mati itu akhirnya di kubur dalam tanah, sedangkan dua kambing yang sempat bertahan hidup hingga sore hari tak bisa disembelih karena warga takut gigitan anjing itu memiliki racun.

Istilah chupacabra seperti dilansir Wikipedia berasal dari bahasa Spanyol, "chupar" berarti mengisap dan "cabra" berarti kambing, karena sebagian besar ternak korban adalah kambing. Dalam bahasa inggris, artinya goat sucker. Pertama kali istilah chupacabra atau El Chupacabra (bahasa Spanyol) dipakai pada dua harian di Puerto Riko, tahun 1992. Keduanya melaporkan kasus kematian massal ternak.

Januari 2008, chupacabra dilaporkan juga terlihat di provinsi Capiz di Filipina. Beberapa penduduk lokal percaya bahwa chupacabra telah membunuh delapan ekor ayam.

Ada yang percaya bahwa chupacabra adalah hasil dari mutasi genetik yang diakibatkan oleh bocornya kandungan kimia dari laboratorium rahasia milik amerika di El Yunque sebuah gunung di bagian timur Puerto Rico. Lab tersebut diketahui mengalami beberapa kerusakan pada saat badai di tahun 1990-an, persis saat penampakan chupacabra mulai dilaporkan. Teori lain menyebutkan bahwa chupacabra adalah seekor kelelawar Vampir raksasa yang fosil-fosilnya telah ditemukan di Amerika Selatan.

Teori yang tidak masuk akal diantaranya menyebutkan bahwa chupacabra adalah makhluk peliharaan alien yang terlepas. Dan teori yang lain adalah chupacabra bukan makhluk nyata, melainkan sebuah produk dari tahayul dan imajinasi

http://fakta-sesungguhnya.blogspot.com/2011/08/chupacabra-anjing-penghisap-darah.html

Apakah Geometri Fraktal, Teknologi Di Balik Pembangunan Borobudur?

Posted by beye on , under | komentar (0)




Borobudur, sebuah candi megah di Magelang, Jawa Tengah, diperkirakan dibangun sekitar tahun 824 Masehi oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari dinasti Syailendra. Candi yang begitu berat itu berdiri kokoh tanpa ada satu paku pun juga tertancap di tubuhnya.

Pertanyaan pun selama ini mengemuka: bagaimana membangun Borobudur tanpa menancapkan ratusan paku untuk mengokohkan pondasinya, dan bagaimana batu-batu berat yang membentuk Borobudur itu diangkat ke lokasi pembangunan di atas bukit?

Kecanggihan masa kini pun sulit menjelaskan logika di balik pembangunan Candi Borobudur. Peneliti Indonesia dari Bandung Fe Institut, mencoba menjawabnya. Ketiga peneliti muda itu, Hokky Situngkir, Rolan Mauludy Dahlan, dan Ardian Maulana, menjelaskan, pembangunan Candi Borobudur menggunakan teknologi berbasis geometri fraktal.

Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip secara keseluruhan. Wujud fraktal kasar dan dapat dibagi-bagi dengan cara yang radikal. Fraktal memiliki detail yang tak terhingga, dan dapat memiliki struktur serupa pada tingkat perbesaran yang berbeda. Istilah 'faktal' yang diambil dari bahasa Latin itu ditemukan oleh Benoit Mandelbrot pada tahun 1975.

Geometri fraktal itulah yang tampak pada stupa-stupa Candi Borobudur. Seperti kita ketahui, Candi Borobudur merupakan stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil.
Peneliti Bandung Fe Institut membuktikan, Candi Borobudur ternyata dibangun dengan prinsip-prinsip fraktal. Namun apakah teori fraktal pada masa lalu telah ditemukan dan diimplementasikan secara sadar oleh nenek moyang kita, masih harus diteliti lebih lanjut.

http://fakta-sesungguhnya.blogspot.com/2011/08/geometri-fraktal-teknologi-di-balik.htm
l

Perjanjian Tordesillas, Dasar Yang Digunakan Eropa Untuk Merampok Bangsa-Bangsa Di Luar Eropa

Posted by beye on , under | komentar (0)




Itinerario, Buku Penyebab Indonesia Dijajah Belanda 3,5 Abad

 

Tahukah Anda bahwa karena sebuah bukulah maka bangsa Belanda bisa sampai di Nusantara dan melakukan penjajahan atas bumi yang kaya raya ini selama berabad-abad? Buku tersebut berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, yang ditulis Jan Huygen van Linshoten di tahun 1595. Inilah kisahnya:

Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya.

Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini.

Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara.

Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.

Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun.Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya.

Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.

Perjanjian Tordesillas

Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi.

Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis.

Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.

Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri.

Perjanjian Saragossa 

Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.

Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan.

Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini.

Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Tokoh Pelarian Knight Templar

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara.

Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah,“Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis.

Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya.

Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.

Kiprah Perdana Belanda Dipimpin Cornelis de Houtman

Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon.
Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk.

Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.

Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul.

Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur.

Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.]

sumber = eramuslim.com

10 Kota di Negeri Dongeng Yang Ada Di Dunia Nyata

Posted by beye on Jumat, 02 September 2011 , under | komentar (0)




Apakah Anda pernah ingin pergi ke negeri dongeng? Ngiri dengan kehidupan para Hobbit atau Harry Potter? Atau tercengang-cengang dengan keistimewaan negeri padang pasir dalam Star Wars? Tempat-tempat ini akan membuat anda bingung apakah anda baru saja melangkah ke negeri sihir dan fantasi. Dengan alam yang tidak biasa, pemandangan yang tidak nyata serta arsitektur negeri dongeng… tempat-tempat ini akan membuat anda masuk ke dunia yang tidak anda kenal… 


1. COLMAR, PERANCIS 
By Fr AntunesDaerah Colmar di Perancis telah dinyatakan sebagai kota yang paling indah di Eropa, seakan baru keluar dari negeri dongeng. Kota Kecil di Alsace ini terkenal bukan hanya karena arsitektur kota tuanya yang berwarna warni. Colmar, terletak di jalur Wine (anggur) Alsatian, disebut sebagai “Pusat Alsatian Wine”. Kota ini mempunyai iklim yang hangat dan kota terkering kedua di Perancis tentu saja merupakan kota ideal untuk perkebunan anggur. 
Seolah-olah sebagai Ibu Kota Anggur tidak cukup sebagai sebutannya, Colmar, dengan bangunan, taman, air mancur dan kanal-kanal-nya disebut sebagai “Venesia Kecil” (La Petite Venise). Kota ini juga merupakan kota kelahiran dari Frédéric Bartholdi yang merupakain desainer Patung Liberty yang terkenal di New York juga kota dari pelukis Martin Schongauer. 
Colmar, France. By Nikkodem 



2. PULAU FAROE 
Faroe Islands. By webax.it 

Ga ada yang akan nyalahin agan kalau agan mengira dari pertama kali melihat bahwa pulau ini memang dihuni para Hobits dan Elves dari “The Lord Of The Rings”. Pulau ini berlokasi di antara Iceland dan Norwegia, di tengah-tengah Gulf Stream pada Samudra Atlantik Utara. Terdiri dari 18 pulau, Pulau Faroe benar-benar adalah sebuah rumah dari pemandangan indah dan dramatic dari puncak Volkanik serta ombak samudra yang menghantam garis pantainya yang berbatu-batu. Pulau ini benar-benar sangat magis serta misterius dengan pemandangannya yang membuat kita terbawa jauh ke dalam dunia fantasi daripada dunia nyata. 


3. KASTIL NEUSCHWANSTEIN, JERMAN 
Dramatic look of Neuschwanstein. By Nataraj Metz 



Kalau agan berpikir bahwa ini adalah Istana Disneyland, Agan super salah meskipun ane gak bisa nyalahin agan karena memang istana ini terlihat seperti dihuni Putri-putri cantik berambut emas. Pada kenyataannya adalah Neuschwanstein Castle ini lebih nyata daripada yang Agan pikirkan. Dikontruksi pada sebuah bukit pada abad ke 19 untuk Ludwig II, namun isi dari kastil sangatlah revolutioner pada waktu itu: bangunan ini mempunyai air yang mengalir terus menerus dengan toilet yang otomatis flushing di setiap lantainya serta system penghangat (yang di jaman itu sudah sangat MEWAH banget, gan). Saat ini, Neuschwanstein terletak di perhentian utama perjalanan romantic, menyusuri sejarah Bavaria dengan kota-kota dan kastil-kastilnya yang melegenda. 



4. CAPPADOCIA, TURKI 

Jika memang ada sebuah dongeng tentang negeri magis yang berdasar dari tanah liat, dan pasti tempatnya berasal dari Cappadocia. Daerah yang terkenal ini terlenak di tengah Turki dan sangat terkenal untuk kerajinan pot serta formasi batu yang unik dimana para rakyat zaman dahulu mengukir rumah mereka dan gereja di batu-batu tersebut. Daerah ini juga terkenal untuk batu aneh dengan formasi yang disebut “Cerobong Peri” yang bisa ditemukan dalam berbagai bentuk seperti Cone, jamur, kolom dan batu lancpi. Tradisi tanah liat dan keramik di Turki merupakan kerajinan paling tua di dunia yang bermula dari abad ke 8. 


5. HOI AN, VIETNAM 
Hoi An. By jmhullot 



Jika anda sudah pernah ke Vietnam, ane rasa Agan ga akan melewatkan Hoi An. Kota kecil yang sangat penuh warna, magis serta luar biasa indah ini adalah lebih seperti rumah bagi lentera sutra. Terletak di pantai Laut Cina Selatan, kota ini pada dulunya merupakan pelabuhan penting dan pusat perdagangan. Saat ini, banyak traveler dan backpacker menemukan negeri dongeng pada kota ini dan tidak bisa mengalihkan diri dari pesonanya. Atmosfir Hoi An merupakan sebuah gabunganyang indah dari keramahan para penduduknya serta arsitektur-nya yang seperti keluar dari Negeri dongeng, dan tidak heran kalau kota ini menjadi salah satu kota tujuan paling diincar di Asia Tenggara. 



6. GREENLAND 
Tasiilaq Greenland. By chrissy575 



Tidak tersentuh, terpencil dan sulit dijangkau, Greenland adalah sebuah alam liar dimana banyak jalan yang belum ada, pemandangan yang belum terjamah dan tentu saja membuat agan menganga. Dengan tidak adanya pohon, jalan dan serta hampir tidak ada orang, pulau ini tentu saja membuat agan berpikir lebih banyak diisi oleh Dwarf daripada manusia. Meskipun dingin, Greenland adalah sebuah tempat yang tidak terlupakan dengan auroranya yang magis dan rumah-rumahnya yang berwarna-warni. 



7. VENICE, ITALY 
Venice. By MorBCN 



Venesia sangat sulit ditandingi. Arsitektur yang membuat kita menganga, kanal-kanal yang unik serta percampuran dari pemandangan fantastis dan atmosfir luar biasa adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh sembarang tempat. Venesia seperti diimpor dari dimensi lain meskipun Koran New York Time mendeskripsikannya sebagai “Tidak diragukan sebagai kota paling indah yang dibangun oleh manusia.” Terletak sepanjang 117 pulau kecil, Venesia mempunyai 455 jembatan, ratusan kanal dimana gondola romantic mengayuh perahu mereka melalui kota. Tentu saja ini adalah rumah dari Karnival venesia yang terkenal, Venice Biennale dan the Venice Film Festival. Gimana gan? Siap-siap bawa calon-nya kesini, langsung ane jamin diterima lamarannya 



8. KATHMANDU, NEPAL 

Indah dan Spiritual, ibukota Nepal, Kathmandu, benar-benar sebuah tempat magis bagi Agan. Dikelilingi oleh gunung-gunung besar, kota ini diisi dengan atmosfir indah, suara dan wangi eksotis dan kuil-kuil yang membuat agan terkagum-kagum. Meskipun Kathmandu adalah kota terbesar di Negara tersebut, kota ini memelihara aura fantasi dari kuil-kuil kuno, altar serta arsitektur tradisitonal. Nampaknya tidak sia-sia Katmandu dipanggi “Tanah Para Dewa”dikarenakan Kathmandu tidak terlihat seperti berada di dunia. 


9. HUTAN BAMBU, JEPANG 
Kyoto's Bamboo Forest. By Stuck in Customs 



Meskipun berlokasi di Kyoto, Jepang dan tidak berhubungan dengan film, pemandangan Hutan Bambu menyerupai latar di film Crouching Tiger, Hidden Dragon or House of Flying Daggers. Tidak heran kalau agan-agan membayangkan jadi Samurai dan berkelana di hutan ini dengan pedang agan. Hutan ini adalah sebuah contoh dari beratus-ratus hutan yang mengagumkan di Asia Tenggara. Bambu memang memainkan sebuah peran penting dalam budaya asia- sebagai lambang dari umur panjang di Cina, symbol persahabatan di India dan di Jepang, banyak kuil Shinto dikelilingi oleh hutan Bambu – dianggap sebagai penghalang suci untuk menghalau roh jahat. 



10. SINTRA, PORTUGAL 
Palacio de Sintra. By szeke 



Portugal mungkin terkenal dengan sepak bolanya untuk agan. Tapi siapa sangka Portugal mempunyai puteri-puteri yang berkeliaran di kota Sintra. Semua orang yang mengunjungi kota magis ini, terletak tidak terlalu jauh dari Lisbon, dapat melihat keindahannya. Istana Perrna, the Castelo dos Mouros (Kastil The Mouro), dan Palácio Nacional de Sintra (Istana Nasional Sintra) adalah tiga istana di kota itu yang sangat menakjubkan. Juga jangan lupa perhitungkan bahwa Pergunungan Sintra merupakan taman yang paling besar di Lisbon juga menambahkan pesona misterius kota ini 



Inilah 7 Kota yang Paling "Berbahaya" di Asia

Posted by beye on , under | komentar (0)




Tujuh kota sibuk di Asia ini menawarkan berbagai macam godaan. Anda bisa makan dengan rakus di Taipei atau menjadi seorang pesolek di Manila. Kota-kota ini bisa menjadi alasan tersendiri untuk berdosa. 

1. Kerakusan: Taipei, Taiwan 
 
Makanan murah bisa Anda temukan di manapun, siang maupun malam. 

Ada 18 jalan di Taipei yang didedikasikan hanya untuk berjualan makanan. Di tempat-tempat yang biasanya akan terdapat halte bus, di Taipei Anda akan menemukan makanan panggang. Trotoar menjadi kios penganan. Bau tahu fermentasi pun memenuhi udara. 

Pasar malam di Taipei jadi terkenal karena pilihan camilannya. Biasanya, makanan-makanan ini dikenal dengan sebutan xiaochi, yang arti harfiahnya adalah “makanan kecil”. Harga makanan kecil ini antara $ 1-2. 

Perut Anda sangat mudah membuncit di kota ini. 

2. Kemalasan: Seoul, Korea Selatan 
 
Jika tidak lembur, orang-orang Korea Selatan akan menghabiskan bandwidth. 

Internet di Seoul sudah ditata, dikelola, dan dirapikan sedemikian rupa sampai, saking cepatnya, orang tidak perlu bergerak ke mana-mana. Penduduk Korea Selatan bisa berjam-jam bermain World of Warcraft dengan nyaman. 

Korea Selatan ada di peringkat 15 kota termalas di dunia (dan nomor satu di Asia) oleh The Daily Beast. Dan ada alasan mereka bisa menjadi lebih malas lagi. 

Proposal terbaru dari pemerintah mengusulkan kemajuan teknologi digital. Alasannya adalah permintaan dari game online dan video streaming di Seoul. Pada 2012, kecepatan Internet di kota berpenduduk 39 juta orang ini bisa mencapai 1000 Mbps. 

3. Kebanggaan: Manila, Philippines 
 
Wanita-wanita Filipina terkenal akan kecantikannya. Tapi para prianya terlalu sibuk mematut-matut diri mereka sendiri di depan cermin. 

Menurut penelitian terbaru dari Synovate, pria Filipina adalah yang paling narsisistik di Asia. Sekitar 48 persen dari pria-pria ini meyakini diri mereka menarik secara seksual.

Dan sekitar 9 dari 10 pria yang mencabut alisnya mengaku, mereka ingin terlihat keren untuk dirinya sendiri, bukan untuk memikat wanita. 

Jika dibandingkan, hanya 25 persen pria di Singapura yang yakin dirinya atraktif. Angka itu hanya mencapai 17 persen di Cina dan Taiwan, sementara di Hongkong hanya 12 persen pria yang berpikir mereka menarik. 

4. Ketamakan: Shenzhen, Cina 
 
Saat semua orang berusaha menghemat pengeluarkan, Shenzhen tak henti-hentinya mengeluarkan miliaran dolar untuk membeli produk-produk teknologi tinggi. 

Shenzhen adalah satu dari sekian banyak kota dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pemasukan domestik bruto provinsi ini mencapai $ 42 miliar — itu artinya lebih dari PDB negara seperti Guatemala, Lebanon, dan empat kali lebih besar dari Islandia. 

Tinggal tunggu waktu sampai ada 1 miliar jutawan di Cina. Filosofi Shenzhen berkata, jika kamu tidak bisa menghasilkan satu juta, maka hasilkanlah satu miliar. 

5. Gairah: Tokyo, Jepang 
 
Industri seks Jepang diperkirakan mencapai ¥ 2.5 triliun ($ 30 miliar), nomor dua di bawah industri otomotifnya. 

Menurut penulis “Pink Box”, Joan Sinclair, “Jepang bisa menawarkan apa pun yang bisa Anda bayangkan.” 

Dari porno yang menjijikkan sampai pelayan kafe, Tokyo seperti seorang pria tua berpikiran jorok di tubuh seorang remaja. Dan dia memuaskan keinginan-keinginan kotornya dengan semangat seorang eksibisionis. 

Tokyo adalah kota yang bisa memenuhi fetis Anda, atau tempat Anda bisa dimandikan oleh seorang remaja muda berseragam. 

6. Iri: New Delhi, India 
 
Pada 2010, orang India adalah emigran kedua terbesar dunia setelah Meksiko. Data ini berdasarkan Migration and Remittances Factbook 2011 dari Bank Dunia. 

Ada sekitar 11,4 juta orang India yang bermigrasi untuk mencari penghidupan lebih baik. India dan ibu kotanya, New Delhi, mengalami sindrom “rumput tetangga lebih hijau” yang terparah. 

7. Dendam: Pyongyang, Korea Utara 
 
Keras kepala, suka membuka konfrontasi, antidamai... ibu kota Korea Utara seperti remaja labil Asia. Tetapi, tidak seperti remaja yang suka mengekspresikan rasa ketidakamanan mereka dengan menindik bagian tubuh atau mewarnai rambut, Korea Utara lebih suka menenggelamkan kapal atau menembaki pulau-pulau dengan peluru. 

Olahraga nasional Korea Utara adalah Taekwondo. Jika terjadi kekurangan pangan, maka militerlah yang lebih dulu dilayani. Film-film propaganda terus-menerus berbicara tentang kekuatan tak terlihat tentara Korea Utara. Poster-poster di Pyongyang juga berpesan, “Kedamaian ada di ujung bayonet.” 

Dengan penduduk sekitar 24 juta orang, Korea Utara memiliki 1 juta tentara. 

Related Posts with Thumbnails