Latest News

Joseph Pujol, Inilah Tukang Kentut Profesional

Posted by beye on Sabtu, 14 Januari 2012 , under | komentar (0)



Joseph Pujol, lahir di Marseilles, Prancis 1857… Dari kecil emang udah jadi artis di desanya, jago nyanyi, joged, sama ngelawak di depan tetangga dan tamu orangtuanya.
Beliau juga jago memainkan alat music trombone (sayangnya bukan alat music ini yang bikin dia jadi bintang hehe)

Nah suatu hari, Si Joseph muda lagi berenang di pantai…
Waktu mau nyelam kan orang biasanya tarik nafas tuh, timbul kejanggalan di (maaf) daerah duburnya. Bersamaan dengan tarikan nafas, air laut yang dingin itu masuk kedalam bagian belakangnya. Si Joseph langsung panik! Buru-buru dia kepinggir. Dan ketika ia ngeden, keluar air yang banyak pada daerah tersebut.


Setelah diantar bonyoknya ke dokter, dokter menyimpulkan tidak ada cedera ataupun hal yang aneh, namun ternyata Joseph muda dapat mengontrol otot abdominalnya bersamaan dengan kontrol pernafasannya.
Singkat cerita, diawal ceritakan dia memang performer sejati tuh… Akhirnya dia pake lah bakat barunya untuk menghibur orang-orang disekitarnya. Termasuk saat dia ikut wajib militer yang dimana membuat namanya disebar dari mulut-kemulut.

Kemampuan-kemampuan yang dia latih dan kuasai adalah:

-Menghisap air, dan menyemprotkannya sampai beberapa meter
-Menghisap udara, dan mengeluarkannya dengan kencang (karena rajin bersih2 kentutnya gak bau gan)
-Memainkan nada seperti suling
-Buang angin 10 detik full
-Meniup lilin
-Meniru suara meriam dan badai petir
-Merokok pakai bagian belakang, 2 batang sekaligus
-Memainkan alat music ocarina (trus penontonnya disuruh nyanyi wkwwk)
-dan lain lain
Saking lucunya konon katanya di penampilan perdananya orang tertawa sampai nangis dan beberapa wanita pingsan kehabisan nafas karena tertawa (cewe prancis kan pake korset yang ketat2) Sampai ia audisi untuk Moulin Rouge, dan akhirnya diterima!
Rekor bayarannya itu 20,000 francs per show

sumber: http://all-mistery.blogspot.com/2010/02/joseph-pujol-tukang-kentut-profesional.html

Inilah Bendungan-bendungan Tertinggi di Dunia

Posted by beye on , under | komentar (0)



Bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.
Bendungan(dam) dan bendung(weir) sebenarnya merupakan struktur yang berbeda.
Bendung (weir) adalah struktur bendungan berkepala rendah (lowhead dam), yang berfungsi untuk menaikkan muka air, biasanya terdapat di sungai. Air sungai yang permukaannya dinaikkan akan melimpas melalui puncak / mercu bendung (overflow). 

Dapat digunakan sebagai pengukur kecepatan aliran air di saluran / sungai dan bisa juga sebagai penggerak pengilingan tradisional di negara-negara Eropa. Di negara dengan sungai yang cukup besar dan deras alirannya, serangkaian bendung dapat dioperasikan membentuk suatu sistem transportasi air. Di Indonesia, bendung dapat digunakan untuk irigasi bila misalnya muka air sungai lebih rendah dari muka tanah yang akan diairi.Nah ada 5 Bendungan yg tinggi2 di dunia diantaranya : 
Saya mulai dari yang paling rendah
5. Bendungan Mica di Kanada (242m) 

4. Bendungan Vajont di Italia (262m)

3. Bendungan Inguri di Rusia (272m)

2. Bendungan Grande Dixence di Swiss (284m)

1. Bendungan Nurek di Rusia (317m)

Waspadalah dengan Bahaya Bakteri Handuk Kertas

Posted by beye on , under | komentar (0)




remodelista.com
KEBIASAAN menggunakan handuk kertas setelah mencuci tangan ternyata memiliki dampak yang kurang baik. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Infection Control, mengatakan bahwa terdapat bakteri di handuk kertas dan jika digunakan setelah mencuci tangan, bakteri tersebut tanpa sengaja terpindah ke tangan. 

Penelitian di Laval University Kanada menguji enam merek handuk kertas dan kemudian membagi-bagikan ke kamar mandi umum. Setelah beberapa hari ditemukan bakteri dalam handuk kertas tersebut, terlebih pada handuk kertas yang terbuat dari serat daur ulang. 

“Dalam penelitian kami, konsentrasi bakteri di dalam kertas daur ulang yaitu antara 100-1000 kali lipat lebih tinggi daripada jenis kertas yang dibuat tanpa proses daur ulang,” kata salah seorang peneliti. 

Lendir bakteri diketahui sebagai masalah utama yang terdapat dalam handuk kertas. Bakteri yang bersarang di kertas daur ulang mengandung bahan pengikat seperti pati yang berfungsi sebagai bahan makanan bakteri tersebut. 

Penelitian yang juga dikutip dalam webMD mengatakan bahwa sebagian besar bakteri yang ditemukan di handuk kertas adalah bakteri bacillus yang bisa menyebabkan keracunan makanan. 

Namun dalam satu jenis handuk kertas yang diteliti, ditemukan kandungan jenis bakteri Bacillus cereus. Selain dapat memicu keracunan makanan, bakteri jenis ini dipercaya dapat memicu infeksi mata, paru-paru, darah, dan sistem saraf pusat. 

Penemuan bakteri bacillus cereus pada dasarnya tidak akan membahayakan, namun jenis bakteri ini berbahaya bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, bayi, dan juga orang lanjut usia. (*/OL-06) 




kaskus.us

Metallica Rilis Mini Album, Akhir Januari 2012

Posted by beye on Jumat, 13 Januari 2012 , under | komentar (0)



Foto : metallica.com

Metallica akan merilis empat lagu baru mereka dalam sebuah minialbum yang berjudul 'Beyond Magnetic'.

Sebelumnya album 'Beyond Magnetic' sempat mengalami beberapa kendala, so perilisan album ini sempat mengalami penundaan.

Namun menurut rencana, mini album 'Beyond Magnetic' akan dirilis akhir bulan ini. Jika tidak ada aral melintang album 'Beyond Magnetic' akan rilis di seluruh dunia pada 30 Januari 2012, khusus untuk Amerika Utara pada 31 Januari 2012.

Keempat lagu di album 'Beyond Magnetic' sebenarnya sudah dibuat sejak 2008, namun berbagai kendala telah membuat project ini tertunda. Proses rekaman beberapa track di lagu tersebut bahkan dikerjakan saat project 'Mission Metallica'.

Mini album 'Beyond Magnetic' berisi 4 track yaitu:

Hate Train
Just A Bullet Away
Hell and Back
Rebel of Babylon

Semoga saja akhir Januari mendatang tidak ada halangan berarti bagi Metallica dan mini album 'Beyond Magnetic' bisa segera beredar di pasaran...

NASA Ternyata Sudah Menggunakan Teknologi Buatan Indonesia

Posted by beye on , under | komentar (0)






Ada Teknologi Indonesia Di sini

Tak dinyana. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memakai teknologi buatan Indonesia, Yaitu teknologi pemindai atau Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuan anak bangsa. 
ECVT adalah satu-satunya teknologi yang mampu melakukan pemindaian dari dalam dinding keluar dinding seperti pada pesawat ulang-alik. NASA mengembangkan sistem pemindai komponen dielektrik seperti embun yang menempel di dinding luar pesawat ulang-alik yang terbuat dari bahan keramik. Zat seperti itu bisa mengakibatkan kerusakan parah pada saat peluncuran karena perubahan suhu dan tekanan tinggi.




Adalah Warsito P. Taruno yang mengembangkan ECVT, bermula dari tugas akhir Warsito ketika menjadi mahasiswa S-1 di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia, Universitas Shizuoka, Jepang, tahun 1991. Ketika itu pria kelahiran Solo pada 1967 ini ingin membuat teknologi yang mampu “melihat” tembus dinding reaktor yang terbuat dari baja atau obyek yang opaque (tak tembus cahaya). Dia lantas melakukan riset di Laboratorium of Molecular Transport di bawah bimbingan Profesor Shigeo Uchida.

Tidak itu saja, Warsito melalui Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology yang didirikannya telah memproduksi Robot bernama Sona CT x001, sebuah Robot yang dibekali dua lengan untuk memindai tabung gas. Alat ini sudah dipesan PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi bus Transjakarta. Perusahaan migas Petronas juga tertarik pada alat buatannya. Kini mereka masih dalam tahap negosiasi harga dengan perusahaan raksasa milik pemerintah Malaysia tersebut. Edwar Technology juga mendapat pesanan dari Departemen Energi Amerika Serikat. Nilai pesanan lumayan besar, denagn nilai US$ 1 juta atau sekitar Rp 10 miliar.


Sumber
http://www.kaskus.us/showthread.php?s=4f3c5898796ba27ec6265425744b9947&t=10192664

weGrow, Supermarket yang Khusus Menjual Ganja di Arizona

Posted by beye on , under | komentar (0)



Beli ganja di supermarket? Jelas tidak ada dan tidak bisa di Indonesia. Tapi coba ke Arizona, Amerika Serikat. Di sana, sebuah supermarket khusus menjual ganja dengan dalih pengobatan.
Kok bisa? Ya bisa saja, karena hukum di Arizona membolehkan ganja secara terbatas untuk pengobatan. Jadilah Dhar Mann, pendiri supermarket ganja weGrow mengembangkan bisnisnya. Karena ‘keunikan’ tokonya itu, ia dijuluki Wal-Mart Ganja atau Home DePot.
“Kami menjual produk ganja dan jasa bagi konsumen yang membutuhkan untuk pengobatan mereka,” kata Mann. Terbukti bisnis nyerempet-nyerempet haram ini menghasilkan. Karena Mann berencana buka toko di Oakland dan Sacramento.
Supermarket ganja pun bukan sekedar toko kecil. Luas bangunannya saja 21 ribu meter persegi. Mereka menjual kurang lebih dua ribu produk terkait ganja, seperti tanah, pupuk, saluran air, pot khusus, dan sinar khusus tanaman.
Mann juga mempekerjakan dokter di supermarket itu agar konsumen bisa berkonsultasi langsung. Arizona adalah negara federal ke 16 yang mendekriminalisasikan ganja dalam batasan tertentu.
Bagaimana caranya untuk membeli? Tentu tidak sembarang orang. Pemda Arizona mengeluarkan kartu khusus yang sangat ketat pengawasannya bagi konsumen yang membutuhkan ganja untuk pengobatan. Tercatat, sejak April 20111 ada 3.969 orang yang berhasil memiliki kartu khusus ini. Mayoritas adalah kaum pria.
Pemilik kartu selain berhak berbelanja ganja, juga berhak memiliki dan menanam ganja di rumahnya.

Inilah Oceanic Biomimikri: 9 Desain Teknologi Terinspirasi oleh Laut

Posted by beye on Kamis, 12 Januari 2012 , under | komentar (0)





Bagaimana Anda merancang sudu turbin sempurna untuk penggunaan bawah air, atau membangun armada kendaraan yang dapat paket erat dan navigasi keliling hambatan dalam sekejap? Lihatlah alam - khususnya, dalam hal ini, kompleksitas menakjubkan laut dan semua kehidupan di dalamnya. Arsitektur dalam bentuk kerang, lobster robot, mobil yang berperilaku seperti kawanan ikan dan pakaian renang model kulit ikan hiu yang hanya beberapa desain biomimetik terinspirasi oleh lautan.

1. Pollution-Sensing Robotic Fish


Ketika sebuah tim ilmuwan Inggris yang diperlukan untuk menempatkan robot ke laut untuk menguji tingkat polusi, mereka menyadari bahwa tidak ada yang akan mampu mengarungi perairan lebih baik daripada ikan. Jadi mereka merancang, benar-benar otonom wi-fi tersambung, ikan hidup seperti robot dilengkapi dengan sensor kimia yang dapat terletak sumber polutan berbahaya di dalam air. Ikan, yang mengirimkan informasi yang mereka kumpulkan untuk pusat kontrol sedangkan pengisian ulang baterai mereka di sebuah "hub pengisian", yang dirilis ke perairan di pelabuhan Spanyol dari Gijon pada tahun 2010.

2. Taiwan BioLab Inspired by Nautilus Shell


Sebuah shell nautilus adalah salah satu bentuk sifat yang paling sempurna, dan dari ini kecanggihan bahwa arsitek Manifred Nicoletti menarik inspirasi bagi Skuadron BioLab di Taiwan, yang ditetapkan menjadi salah satu laboratorium yang paling berteknologi maju di planet ini. terhormat proposal Nicoletti's menyebutkan pemenang tidak hanya digunakan bentuk nautilus sebagai dasar dari dua laboratorium, tetapi menyelidiki lebih jauh ke biomimikri dengan pola kulit luar yang mengemulasi empat simbol disebabkan oleh urutan DNA bakteri yang akan dipelajari di dalam laboratorium .

3. Stunning Shell Villa Retreat


Bagian luar putih gamblang tentang Villa Shell kurva di sekitar dirinya sendiri dalam imitasi jelas belum halus senama nya. Ini hovers rumah anggun dari atas tanah dalam kontras dengan hijau alam sekitarnya dan coklat deck kayunya. Dirancang oleh ARTechnic, yang lapang dan dazzles struktur alami hari-terang dengan dinding jendela dan built-in furniture yang set off permukaan lengkung nya.

4. Robolobsters: Biomimetic Underwater Robot Program


Mereka punya delapan kaki, antena dan shell pelindung, namun ini bukan lobster biasa. Untuk satu, dapat mendeteksi ranjau dan mengirim informasi bahwa kembali ke militer. Ini juga terbuat dari plastik, logam dan kawat. Para ilmuwan menyadari bahwa desain sempurna untuk trawl dasar laut berada di biologi lobster, dan mereka beradaptasi bukan hanya bentuk fisik dan gerakan tetapi cara sistem saraf yang merespon kondisi variabel dalam lingkungannya. Robolobsters akan memungkinkan deteksi tambang di tempat-tempat arah manusia tidak mungkin, berpotensi menyelamatkan banyak nyawa.


5. Syph: Jellyfish-Like Self-Contained Ocean City


Dalam dunia skenario terburuk-kasus di mana bumi begitu banjir, ada sedikit lahan tersisa untuk peradaban manusia, kota-kota laut dapat memberikan safe haven. Konsep oleh Arup BIOMIMETIKA bukan hanya sebuah kota terapung tunggal, melainkan kumpulan 'organisme', jelas terinspirasi oleh ubur-ubur. Kota-kota mandiri sepenuhnya telah mengikuti pelengkap melakukan energi yang berbeda dan fungsi yang berhubungan dengan air, menggambar di air laut untuk menghilangkan garam atau mengumpulkan energi dari gelombang.

6. The Porpoise-Shaped Oculus Yacht



Dengan tiga tingkat yang dapat menampung dua belas tamu di paling nyaman, yang Yacht oculus pasti mewah - tapi semua hiasan-hiasan mewah yang tidak benar-benar apa yang membuat kapal ini 250 kaki dengan Schopfer Yacht menonjol. Ini adalah desain yang tidak biasa, jelas terinspirasi oleh bentuk sebuah lumba-lumba mulut ternganga. Desain tidak didasarkan pada ilmu pengetahuan atau aerodinamis, hanya terlihat, tetapi itu adalah arah yang menarik untuk mengambil untuk rumah harga tinggi di laut.

7. Sea Snail Shells to Military Armor



Shell tiga lapis dari satu spesies tertentu dari siput laut dapat menyebabkan baju besi ditingkatkan untuk tentara dan kendaraan militer. Sebuah studi MIT menemukan bahwa meniru shell besi berlapis dari bekicot bersisik-kaki akan memberikan perlindungan canggih karena cara shell menghilang energi mekanik, seperti serangan dari kepiting. Kekuatan siput 'kerang berkembang karena binatang' lingkungan yang keras di lantai Samudera India, di mana tidak hanya fends serangan dari predator namun tergantung pada fluktuasi ekstrem di suhu air dan keasaman dari ventilasi hidrotermal.

8. BioWAVE: Harnessing Wave Power


Sama seperti tumbuhan kecil yang tumbuh di dasar laut, gelombang laut sistem energi bioWAVE dirancang untuk bergoyang dengan gerakan laut. Pisau apung menangkap kekuatan gelombang selama periode yang optimal pemanfaatan energi tetapi juga mampu menghentikan operasi dan berbaring datar pada posisi yang aman selama kondisi ekstrim untuk menghindari kerusakan. BioPower Sistem saat ini sedang menguji teknologi ini untuk 250kW, 500kW dan 100kW kapasitas dengan harapan memberikan listrik ke Kepulauan Flinders dan Raja dari Australia dalam jangka pendek, dan mungkin seluruh negara bagian Victoria dalam jangka panjang.



9. Nissan’s Fish-Inspired Car Design


Robot mobil suatu hari nanti dapat membuat lalu lintas otomatis - tetapi penting bagi penumpang untuk mempertahankan kemampuan untuk navigasi keliling hambatan yang tak terduga. insinyur Nissan mencatat sekolah jalan dari paket ikan erat dan bergerak cepat sekitar predator dan karang, dan diterapkan ke EPORO, mobil konsep kartun-seperti yang menggunakan sinyal Ultra Wide Band radio dan teknologi laser pengukuran untuk meniru perilaku ini.
"Kami, di dunia bermotor, harus banyak belajar dari perilaku sebuah sekolah ikan dalam hal derajat masing-masing ikan kebebasan dan keamanan dalam sebuah sekolah dan efisiensi migrasi tinggi sekolah itu sendiri," kata pokok insinyur Toshiyuki Andou. "Dengan berbagi informasi seputar diterima dalam kelompok melalui komunikasi, kelompok EPOROs dapat melakukan perjalanan dengan aman, mengubah bentuk yang diperlukan.


Sumber: kaskus.us

Sejarah Trem yang Pernah Berjaya di Jakarta

Posted by beye on , under | komentar (0)



Alat transportasi bernama trem mulai diperkenalkan di Batavia pada 1869. Trem pada masa itu ditarik oleh kuda. Meski "mesin penggeraknya" kuda, tapi jarak tempuhnya lumayan panjang, dari Kwitang ke Pasar Ikan. Lambat laun posisi trem kuda digantikan dengan trem bermesin uap pada 1881. Ketel uap yang ditempatkan dalam kaleng besar menjalankan lokomotif trem.

Karena menggunakan uap maka jarak tempuh trem ini lebih jauh, dari Pasar Ikan ke Gajah Mada hingga Harmoni, berlanjut ke Kramat melalui Pasar Baru dan lapangan Banteng, kemudian ke Meester Cornelis (Jatinegara) melewati Salemba dan Matraman.

Sekitar 20 tahun kemudian atau tahun 1901 trem listrik mulai diperkenalkan. Meski demikian, trem upa tetap beroperasi. Trem uap akhirnya berhenti beroperasi pada 1933 karena semua trem sudah menggunakan listrik.

Trem listrik berakhir pada tahun 1960 di masa Wali Kota Sudiro. Ketika trem hendak digusur, Sudiro memohon pada Presiden Soekarno agar jaringan trem dari Jatinegara - Senen tetap dipertahankan. Tapi Bung Karno, Presiden RI pertama, menolak dan menganggap trem tidak cocok untuk kota semacam Jakarta. Dia lebih setuju dibangun metro atau kereta api bawah tanah.





sumber: kaskus.us

Pilar besi Delhi yang Tidak Rusak Selama 1.600 tahun

Posted by beye on , under | komentar (0)



Berdiri di halaman kompleks mesjid Quwwatul, India, pilar besi Delhi yang dibuat pada abad ke-4 adalah salah satu monumen paling misterius yang ada di India. Lebih dari 1.600 tahun setelah berdirinya, pilar besi ini tidak rusak dimakan waktu.

Pilar ini sering dianggap sebagai bukti majunya teknologi pada masa India purba. Pada masa kini, dengan segala teknologi yang kita miliki, konon hanya ada empat perusahaan pengelasan besi yang mampu membuat pilar besi dengan karakter seperti pilar Delhi.


Pilar ini memiliki tinggi 7,21 meter. Dari 7,21 meter itu, 93 cm tertanam di dalam tanah. Diameternya 41 cm di kaki dan 29 cm di puncak. Beratnya diperkirakan sekitar 6,5 ton. Pengerjaan pilar ini begitu sempurnanya sehingga bagian atas pilar sering dikira sebagai perunggu.


98 persen dari Pilar ini terbuat dari besi mentah dengan kualitas unggulan. Berbeda dengan artefak besi lainnya yang biasa dibuat menggunakan cetakan, pilar ini dibuat dengan ditempa menggunakan palu. Ini terlihat dari tanda-tanda bekas tempaan pada permukaannya.


Menurut bukti-bukti yang ditemukan, pilar itu pada awalnya bukan terletak di lokasinya yang sekarang, melainkan telah dipindahkan dari tempat lain. Ini juga didukung bukti tidak adanya relik lain dari abad ke-4 yang bisa ditemukan di sekitar situ. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, pilar itu dibawa ke Delhi oleh Anangpal, Raja Tomar yang berjasa dalam membangun kota Delhi tahun 1020 M.


Di permukaan pilar, kita bisa menemukan adanya inskripsi yang menyebutkan bahwa pilar itu pada awalnya terletak di daerah yang bernama Vishnupadagiri, yang berarti "Bukit dengan jejak kaki dewa Wisnu".


Wilayah ini kemudian diidentifikasi sebagai wilayah Udayagiri, sebuah kota yang berjarak 50 km dari timur Bhopal di India tengah.


Pilar ini tidak terlalu menarik perhatian para ilmuwan hingga pertengahan abad ke-19 ketika dunia barat mendengarnya. Laporan pertama mengenai adanya pilar ini datang dari seorang prajurit Inggris bernama Kapten Archer. Ia menceritakan adanya sebuah pilar dengan inskripsi aneh di permukaannya yang tidak dapat diartikan oleh siapapun.


Lalu, inskripsi ini menarik perhatian James Prinsep, seorang arkeolog Inggris yang kemudian berhasil memecahkan artinya pada tahun 1838 dan mempublikasikan terjemahannya pada Journal of Asiatic Society of Bengal.


Dalam Inskripsi itu disebut bahwa pilar ini dibuat sebagai penghormatan kepada dewa Wisnu. Selain itu, inskripsi ini juga menulis penghormatan kepada seorang penguasa bernama Chandra yang berhasil menaklukkan Vangas dan Vahlika. Para sejarawan percaya bahwa Chandra yang disinggung disini adalah Chandragupta II Vikramaditya (375-414 M) yang berasal dari dinasti Gupta.


Jadi, bisa diketahui bahwa pilar ini sesungguhnya adalah sebuah monumen untuk memperingati kebesaran dewa Wisnu dan raja Chandragupta. Namun selain sebagai monumen penghormatan, sebagian peneliti percaya bahwa pilar ini juga berfungsi sebagai alat astronomi masa purba.


Vishnupadagiri, lokasi awal pilar ini, terletak di rasi bintang cancer dan juga merupakan pusat penelitian astronomi pada masa Gupta. Pilar besi ini mungkin telah berfungsi sebagai jam matahari ketika ia masih berada disana.


Lalu, bagaimana pilar ini bisa bertahan terhadap hantaman cuaca, bahkan setelah 1.600 tahun berlalu ?


Beberapa sumber mengenai pilar besi ini mengatakan kalau pilar ini tidak berkarat, namun, sebenarnya pilar ini tetap berkarat, hanya karat tersebut tidak sampai merusaknya. Ini cukup luar biasa untuk sebuah besi yang berusia lebih dari 1.600 tahun.


Beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskan fenomena ini. Teori-teori tersebut dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu teori lingkungan dan teori materi.


Teori lingkungan mendasarkan argumennya pada lokasi keberadaan pilar, yaitu Delhi.


Iklim di Delhi sangat kering. Besi hanya akan mengalami karat yang parah jika nilai kritis kelembaban melebihi 80%.


Di Delhi, kelembaban yang melebihi nilai kritis 80% hanya terjadi sekitar 20 hari dalam setahun. Jadi walaupun curah hujannya berkisar pada 15-30 inci, atmosfer di delhi tidak mendukung terjadinya karat pada besi.


Tetapi, jika teori ini benar, mengapa besi-besi lain yang berada di Delhi mengalami kerusakan karena karat ?


Karena itu, teori kedua, yaitu teori materi, berusaha memberikan penjelasan. Menurut penganut teori ini, karakteristik unik besi ini muncul dari bahan dasar pilar itu sendiri.


Selain kadar besi yang cukup murni, para peneliti menemukan bahwa pilar ini memilikikadar fosfor yang tinggi dan sulfur yang rendah. Kombinasi yang luar biasa ini mengakibatkan besi menjadi relatif tahan karat.


Lalu, sebagian peneliti lain mengajukan teori bahwa massa besi yang besar mungkin telah berfungsi sebagai penyeimbang temperatur yang mengurangi kondensasi kelembaban. Jadi, ketika cuaca Delhi menjadi lebih dingin di malam hari, pilar itu tetap hangat.


Lalu, sebuah penemuan mengejutkan dilaporkan dari ahli metalurgi India.


Pada tahun 2002, tim ahli metalurgi dari Kanpur yang dikepalai oleh Dr.R Balasubramaniammenemukan adanya lapisan tipis yang terdiri dari campuran besi, oksigen dan hidrogen pada pilar tersebut.


Lapisan tipis ini membutuhkan waktu tiga tahun setelah pembuatan pilar untuk benar-benar terbentuk. Setelah 1.600 tahun, lapisan ini hanya bertambah tebal 1/20 milimeter. Dengan suatu cara yang unik, lapisan ini telah membantu pilar ini lebih bebas dari kerusakan akibat karat.


Jika kita beranggapan bahwa seluruh teori di atas benar adanya, maka kita dapat mengambil kesimpulan dengan mengatakan bahwa, selain karena temperatur Delhi yang kering, pilar ini menjadi lebih tahan karat karena :

Kemurnian besinya
Kadar Fosfor yang tinggi
Kadar Sulfur yang rendah
Massa besi pilar yang besar
Lapisan tipis yang menyelubungi besiLalu pertanyaannya berikutnya adalah, bagaimana para tukang besi India kuno bisa menciptakan kombinasi yang luar biasa ini ?


Bagaimana mereka dapat membuat lapisan tipis campuran besi, oksigen dan hidrogen yang terbentuk setelah tiga tahun pembuatan besi ?


Apakah mereka memiliki teknologi yang tidak diketahui oleh manusia modern ?


Pertanyaan ini belum dapat dijawab oleh para peneliti.


Namun, bagi para skeptis, pertanyaan ini sangat gampang dijawab. Menurut mereka, kemampuan pilar besi Delhi hanyalah sebuah kebetulan. Dengan kata lain, mereka berkata bahwa dengan suatu cara, 5 syarat di atas telah bertemu dan membuat pilar itu tidak berkarat.


Mereka berargumen, jika benar teknologi para tukang besi India kuno begitu maju, mengapa hanya pilar besi Delhi yang tidak rusak dimakan karat ?


Mengapa tidak ditemukan lebih banyak lagi pilar-pilar atau artefak besi yang tidak rusak dimakan karat lainnya ?


Misteri atau bukan, Pilar besi Delhi telah menarik hati para ahli metalurgi dari seluruh dunia. Artefak ini dianggap sebagai pencapaian terbesar dalam seni menempa besi.


Pada tahun 1997, sebuah pagar dipasang di sekeliling pilar karena para pengunjung sering melakukan perusakan pada artefak tersebut. Ini juga karena adanya tradisi bahwa siapa saja yang dapat berdiri membelakangi pilar sambil melingkarkan tangan ke belakang hingga bertemu akan mendapatkan keberuntungan.


Sekarang, pilar ini masih berdiri di kompleks halaman mesjid Quwwatul dan dianggap sebagai salah satu artefak yang paling membingungkan di India.


Inilah Barang-Barang Koleksi Raja Obat Bius Meksiko

Posted by beye on , under | komentar (0)



Ini adalah harta dan benda koleksi raja obat bius di Meksiko ketika di gerebeg, diantaranya: senapan mesin emas, rumah mewah, binatang eksotis, kebun binatang pribadi, uang dalam jumlah yang suangat buanyak dan masih buanyak lagi!

Related Posts with Thumbnails