Latest News

Guitar Motorcycle, Motor Unik Yang Berbentuk Gitar!

Posted by beye on Sabtu, 16 Juli 2011 , under | komentar (0)



Motor ini bukanlah motor biasa, karena motor ini bisa bernyanyi. Inilah salah satu terobosan baru dalam dunia otomotif.

Ini adalah bentuk kecintaan seorang seniman pada dua hal, musik dan sepeda motor, yang dituang dalam kreasi yang unik. Adalah Ray Nelson nama seniman itu dan menciptakan motor yang dinamakan Guitar Motorcycle.



Motor ini bentuk dasarnya adalah Kawasaki 750 LTD yang diproduksi 1980-an. Nelson mengubah seluruh bentuk body motor ini dengan bentuk gitar lengkap dengan senar di bagian sampingnya.

Namun bagian depan sengaja dirancang lebih panjang menyerupai gitar asli termasuk letak kunci nada. Di bagian terdepan motor terdapat head light dan lampu sen.

Head light, cermin dan lampu belakang, juga dirancang khusus untuk Guitar Motorcycle. Meski terlihat agak berat, Nelson menjamin kalau motor ini akan berjalan mulus dan bisa dipacu dalam kecepatan tinggi.
Seperti dilansir Topspeed, hal menyenangkan dari motor ini adalah Anda tak perlu mencari bengkel kalau rusak. Cukup cari saja tukang kayu terdekat.

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/guitar-motorcycle-motor-unik-yang.html

Google Telah Rilis E-Reader

Posted by beye on , under | komentar (0)



SAN FRANCISCO - Google telah menunjukkan keseriusannya di ranah buku digital (e-book) dalam satu tahun terakhir. Kini, raksasa internet itu akhirnya merilis e-reader pertamanya, iRiver Story HD.

Diproduksi oleh perusahaan elektronik Korea Selatan iRiver, Story HD akan dibanderol USD140 saat nantinya dipasarkan mulai 17 Juli mendatang. E-reader ini memungkinkan pembaca mengakses koleksi buku digital di perpustakaan Google serta dilengkapi layar resolusi tinggi e-ink dan keyboard qwerty.



 

iRiver Story HD (Foto: the-digital-reader) 
"Story HD adalah pencapaian baru bagi kami, di mana iriver menjadi manufaktur pertama yang meluncurkan e-reader yang terintegrasi dengan ebook Google," cetus Product Manager Google Books Pratip Banerji sebagaimana dikutip Straits Times, Selasa (12/7/2011).

"E-reader ini menyediakan akses over-the-air terhadap ratusan ribu buku digital berbayar maupun jutaan yang disediakan cuma-cuma oleh Google," lanjut Banerji.

Kehadiran e-reader anyar milik Google ini jelas membuat kompetisi antara dua pemain besar lainnya, Amazon (Kindle) dan Barnes & Noble (Nook), kian sengit. Google sendiri meluncurkan toko buku elektronik online-nya, eBookstore, Desember 2010 lalu.

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/google-rilis-e-reader.html

HACHIKO HD, GAME IPAD BUATAN INDONESIA YANG MASUK TOP 10 DI AMERIKA

Posted by beye on , under | komentar (0)



Sebuah game iPad sedang banyak digandrungi di Amerika Serikat. Game berjudul Hachiko HD itu ternyata buatan Indonesia. 

Hachiko HD Lite, versi gratis dari Hachiko HD, sempat bertengger di posisi 7 dari daftar aplikasi gratisan terpopuler di iPad untuk pengguna di AS. 



Game tersebut merupakan karya Touchten, sebuah developer asli Indonesia yang didirikan Anton Soeharyo, Dede Indrapurna dan Rokimas P Soeharyo. 

Game itu memang memiliki 'rasa' Jepang karena sang pembuat pernah menimba ilmu di Jepang. Dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (14/7/2011), CEO Touchten Anton Soeharyo mengatakan game itu terinspirasi kisah anjing setia di Jepang. 

Sebelumnya Touchten pernah merilis game berjudul Sushi Chain yang telah diunduh oleh lebih dari 2 juta pengguna iPhone di seluruh dunia. 

Anton berjanji perusahaannya akan terus mengembangkan game di iOS. Targetnya, suatu saat Indonesia bisa menghasilkan karya yang mampu menyaingi popularitas Angry Birds.

Penasaran mau mencoba Hachiko? Game itu tersedia dalam versi gratis (HachikoHD Lite) dan berbayar (HachikoHD) di iTunes AppStore-nya Apple. ( detikINET )

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/hachiko-hd-game-ipad-buatan-indonesia.html

Ilmuwan Temukan Formula Awet Muda

Posted by beye on , under | komentar (0)



Headline

Ilmuwan telah lama berupaya keras mencari obat awet muda. Upaya itu kini terbayar sudah. Pasalnya, ilmuwan berhasil menemukan apa yang telah lama mereka cari itu.

Para ilmuwan tak menyangka apa yang mereka cari akan berwujud sebuah tikus tanah telanjang. Hewan ini memiliki penampilan menjijikkan, botak dan berkerut serta memiliki ekor seperti cacing dan gigi ala anjing laut, namun berada pada kondisi sehat.

Hewan dari Afrika Timur ini hidup selama 30 tahun, tujuh kali lebih lama dari tikus pada umumnya. Selain itu, tikus ini kebal pada kanker. Peneliti University of Liverpool baru saja memetakan struktur genom tikus ini untuk pertama kalinya.

Peneliti berharap mampu memahami apa yang membuat tikus ini sangat sehat. Pemimpin ilmuwan Dr Joao Magalhas mengatakan, “Tingkat kekebalan hewan ini pada penyakit, terutama kanker, bisa memberi kita petunjuk mengapa makhluk ini lebih kebal pada penyakit dibanding tikus lainnya."

"Kami memakai tikus telanjang ini sebagai model pertama melawan penyakit kronis penuaan," tutupnya seperti ditulis dailymail.

Perempuan Ini Ingin Punya Mata Seharga 127 Juta

Posted by beye on , under | komentar (0)



Headline

Perempuan ini membuat mata buatan untuk ditanam di matanya sendiri. Bukan sekadar mata buatan, tapi di dalamnya terdapat kamera.

Tanya Marie Vlach, kehilangan mata kirinya pada kecelakaan tahun 2005. Untuk membuat matanya dapat ‘melihat’ lagi, ia ingin membuat mata buatan yang di dalamnya terdapat perangkat kamera mini.

Seperti ditulis Kickstarter.com, perempuan asal San Francisco ini sudah punya desain untuk proyek pembuatan mata kamera digitalnya itu. Menurut rancangannya, kamera ini akan dapat menampilkan video 720p, punya transmiter nirkabel, 3x optical zoom, rekaman MPEG-4/H.264, dan miniHDMI.

Secara fisik, mata ini terbentuk dari tempurung sklera yang terbuat dari metil metakrilat akrilik yang ukuran ketebalannya 8 mm, memiliki panjang tempurung 21–23 mm, diameter iris 12,25 mm, dan diameter pupil 4,5 mm. Ia juga berharap mata ini punya sarana facial recognition.

Untuk proyeknya itu, Vlach butuh dana Rp127 juta. Sampai saat ini ia baru mengumpulkan dana Rp54 juta.

Kasihan, Seekor Penguin Emperor Tersesat Sampai Ke Selandia Baru

Posted by beye on , under | komentar (0)



Seekor burung penguin jenis Emperor yang biasanya ditemukan di Antartika muncul di Pantai Peka Peka di Selandia Baru. Pemandangan ini jarang terjadi dan merupakan pertama kali seekor penguin Emperor disaksikan berada di Selandia Baru dalam 44 tahun terakhir.



“Saya melihat makhluk berwarna putih berkilau bergerak berdiri dan saya waktu itu mengira saya berimajinasi,” kata Christine Wilton, yang menemukan penguin itu ketika dia sedang berjalan-jalan dengan anjingnya, seperti dikutip dari BBC.

Departemen konservasi setempat tidak bisa memperkirakan bagaimana penguin itu tiba di sana, dan mengatakan mungkin binatang itu mengambil arah yang salah.

“Sangat mengagumkan bahwa kita bisa melihat salah satu penguin ini di pesisir Kapiti,” kata pejabat departemen itu, Peter Simpson.

Pengunjung pantai yang tidak diundang tersebut menarik penonton yang terdiri dari warga setempat dan orang-orang yang lewat yang diperintahkan agar tidak mengganggu sang penguin dan mengikat erat-erat rantai anjing mereka.

http://www.3news.co.nz/Portals/0/images/penguin.jpg

Para ahli konservasi mengatakan burung itu masih muda, umurnya sekitar 10 bulan dan tingginya 80 cm.
Penguin Emperor merupakan spesies penguin yang paling tinggi dan paling besar. Burung-burung itu bisa tumbuh sampai setinggi 122 cm dan memiliki berat lebih dari 34 kg.

Colin Miskelly, seorang ahli penguin dari Te Papa, museum nasional Selandia Baru, mengatakan penguin tersebut tampaknya lahir pada musim dingin lalu di Antartika. Dia mungkin sedang mencari cumi-cumi dan krill (plankton mirip udang) dan kemudian mengambil arah yang salah sehingga tersesat dan muncul di North Island di Selandia Baru.

“Penguin ini tampaknya terus pergi ke arah utara dan sangat jauh dari jarak yang biasa dia tempuh,” kata Miskelly.

sumber

Misteri The Hand Resist Him, Fenomena Lukisan Berpenghuni Gaib

Posted by beye on , under | komentar (0)



Konon di dunia ini ada lukisan yang terkutuk. Berita ini sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia sejak dahulu, judul lukisannya 'The Hand Resist Him' (THRH).

THRH atau yang juga dikenal sebagai eBay Haunted Painting adalah lukisan yang dibuat oleh Bill Stoneham pada taun 1972, di lukisan ini, dia menggambarkan seorang anak kecil berdiri di depan sebuah pintu kaca bersama bonekanya, di pintunya banyak tangan yang nempel.

Menurut Bill, anak kecil di lukisan itu adalah dirinya saat berumur 5 tahun, pintunya merupakan pemisah antara dunia nyata dan dunia mimpi dan bonekanya sendiri sebagai pemandu yang mengawal anak kecil itu. Sedangkan tangan-tangan yang menempel di pintu menggambarkan kehidupan lain.


Lukisan ini mulai jadi 'Urband legend' sejak di posting ke eBay pada Februari 2000. Lukisan ini pertama kali di pamerkan di Galeri Los Angeles tahun 1970-an, THRH akhirnya jatuh ke tangan aktor John Marley, dia terkenal atas perannya sebagai Jack Woltz dalam The Godfather.

Setelah Marley meninggal, lukisan itu terus berpindah tangan di California, sampai akhirnya ditemui di tempat pelelangan.

THRH muncul di situs lelang eBay bulan Februari 2000. Menurut penjualnya, lukisan itu membawa kutukan. Dia bilang kalau karakter dalam lukisan itu bergerak di malam hari, dan kadang-kadang hilang dari lukisan itu ke dalam bagian rumah yang ada di lukisan.

Penjual yang namanya tidak diketahui ini juga bilang kalau karakter boneka wanita mengancam karakter laki-laki dengan benda yang dia pegang, ini membuat karakter laki-laki meninggalkan lukisan. Dia juga bilang kalo dia tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi aama pembeli THRH berikutnya.

Berita ini menyebar cepat di internet, menurut orang yang sudah melihat lukisan ini, mereka merasa tidak nyaman dan ketakutan setelah melihat lukisan ini. Di eBay sendiri lukisan ini dilihat sebanyak 30 ribu kali.

Dengan tawaran awal hanya $199, THRH berhasil terjual $1,025. Pembelinya, seorang pemilik Galeri di Grand Rapids, Michigan, menghubungi Bill Stoneham berkaitan dengan horor di lukisan itu dan deskripsi seram di eBay. Dia mengaku terkejut dengan semua cerita dan interpretasi aneh terhadap lukisan itu.

Bill juga bilang kalau pemilik galeri dimana THRH dipamerkan pertama kali dan kritikus yang mengkritik lukisan ini meninggal kurang dari 1 tahun setelah kontak dengan lukisan ini.

Bill juga membuat sekuel dari lukisan itu yang judulnya Resistance at the Threshold, yang juga terlihat menyimpan misteri.

Di lukisan yang ini, anak laki-lakinya sudah dewasa, bonekanya juga sudah rusak-rusak. Belum ada laporan lagi apakah lukisan ini menghantui pemiliknya yang baru. Hal ini juga bisa aaja cuma hoax yang sengaja dibuat agar lukisan ini laku mahal.

Berbicara tentang lukisan yang berpenghuni, baru-baru ini ada fenomena lukisan hidup yang tidak kalah serem, liat saja lukisan di bawah ini..

Lukisan ini dibuat oleh seorang gadis di jepang, konon, setelah dia menyelesaikan lukisan potret dirinya, lalu ia bunuh diri, yang tidak kalah serem, katanya kalau kita liat lukisan ini 5 menit maka gambarnya bakal berubah.

sumber

Parrot Flower, Bunga Cantik Berwujud Seperti Burung Beo

Posted by beye on , under | komentar (0)



Setiap manusia pada hakikatnya menyukai keindahan, dan keindahan-keindahan biasanya di ekspresikan melalui bunga. Nah, ternyata di Thailand terdapat bunga yang berbentuk unik dengan gradasi warna yang cantik dan serasi. Bunga tersebut bernama Parrot Flower.


Nama Parrot Flower diberikan kepada bunga ini karena bentuknya yang menyerupai burung beo. Namun Anda hanya boleh mengaguminya tanpa boleh untuk memegangnya karena spesies bunga ini cukup langka dan dilindungi, sehingga bunga Parrot Flower ini tidak boleh di ekspor ke luar negeri.

Selain itu ada juga satu lagi jenis bunga cantik lainnya, yaitu Rainbow Roses. Bunga yang spektakuler ini dihasilkan di Belanda setelah percobaan selama bertahun-tahun.
[Rainbow-Rose.jpg]

Warna-warna indah yang dihasilkan di tiap kelopaknya, dibentuk secara natural melalui pewarnaan alami melaui batangnya selama masa pertumbuhan.

Foto Asli Billy The Kid Laku Terjual Rp 19,7 Miliar

Posted by beye on , under | komentar (0)



Satu-satunya foto otentik Billy the Kid, penjahat paling kondang di era Wild West, laku seharga 2,3 juta dollar AS atau setara dengan Rp 19,7 miliar dalam sebuah lelang di Denver, Amerika Serikat.

Billy the Kid berpose di luar bar Fort Sumner, New Mexico sambil memegang senapan Winchester dan sebuah pistol Colt 45 di pinggulnya. Foto itu diambil pada akhir 1879 atau awal 1880. 


Foto itu dibeli pengusaha bidang energi asal Florida, William Koch, pada lelang Old West Auction, sebuah lelang khusus untuk benda-benda era Wild West.

Brian Lebel, penyelenggara lelang, mengaku tidak menyangka foto itu bisa terjual dengan harga setinggi itu. Dia memperkirakan, foto itu laku dengan harga antara 300.000 hingga 400.000 dollar AS saja.

Lebel menyatakan lega karena foto itu tidak jatuh ke tangan pembeli luar Amerika. "Saya senang foto itu tetap berada di Amerika dan bisa dinikmati masyarakat kita," ujarnya.

Dalam foto itu, Billy the Kid berpose di luar bar Fort Sumner, New Mexico sambil memegang senapan Winchester dan sebuah pistol Colt 45 di pinggulnya. Foto itu diambil pada akhir 1879 atau awal 1880.

Foto itu dimiliki oleh keturunan Dan Dedrick yang menerimanya dari rekan sesama pencuri ternak, Billy the Kid sendiri. 

Billy the Kid adalah seorang penjahat legendaris di era Wild West Amerika. Dilahirkan dengan nama Henry McCarty, tetapi lebih kondang di New Mexico sebagai William Bonney. 

Dia ditambak mati di usia 22 tahun oleh Pat Garret, seorang penegak hukum, pada 1881, berbulan-bulan setelah dia kabur dari penjara dan menembak dua wakil sherrif.

Dalam kurun waktu 130 tahun setelah kematiannya, kisah Billy the Kid dituangkan dalam berbagai buku dan film, yang tingkat akurasinya bervariasi.

Koch berencana memamerkan foto mahal itu di beberapa museum kecil, setelah itu dia akan "menikmati" sendiri hartanya tersebut.

"Saya sangat menyukai old West. Dan ini bagian dari sejarah Amerika," katanya usai lelang.

Koch merupakan salah satu anak Fred C. Koch, kongklomerat pendiri perusahaan berbasis energi Koch Industri, yang berpusat di Wichita, Kansas. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan swasta terbesar AS. 

sumber

Misteri Musang yang Pintar, Gef the Talking Mongoose

Posted by beye on Jumat, 15 Juli 2011 , under | komentar (0)



Pada tahun 1931, sebuah peristiwa aneh menghebohkan kepulauan kecilIsle of Man yang terletak di antara Inggris dan Irlandia. Sebagian orang menyebut peristiwa ini sebagai contoh dari aktivitas Poltergeist. Sebagian lagi menyebutnya sebagai fenomena psikologis dan yang lainnya menyebutnya sebagai sebuah hoax. Tidak heran, karena kasus yang akan saya ceritakan kali ini melibatkan seekor musang yang bisa berbicara seperti layaknya manusia.



James Irving adalah seorang petani yang telah berusia 60 tahun lebih dan tinggal di wilayah Cashen's Gap bersama Istrinya, Margaret, dan anak perempuannya yang masih berusia 12 tahun, Voirrey. Rumah yang ditinggali keluarga Irving adalah sebuah rumah yang sangat sederhana. Tidak ada listrik, telepon atau radio. Tetangga yang terdekat tinggal lebih dari satu mil jauhnya. Namun, kehidupan keluarga petani yang sederhana ini akan segera berubah pada bulan September tahun 1931.
Rumah kediaman Irving
Semuanya bermula ketika keluarga Irving mendengar suara-suara aneh pada malam hari. Suara itu terdengar seperti suara tiupan, meludah atau menggeram yang datang dari belakang panel kayu di dinding rumah. Dinding rumah James memang dilapisi oleh papan yang menyisakan ruangan selebar beberapa inci sehingga ia mengira kalau suara-suara itu dihasilkan oleh seekor tikus yang berhasil menyelinap. Jadi, ia mencoba untuk menemukan sumber suara tersebut supaya bisa mengusir makhluk pengganggu itu. Namun usahanya sia-sia.

Beberapa hari kemudian, suara itu kembali muncul. Lalu James memasang perangkap dan racun tikus. Kali ini pun usahanya sia-sia. Hingga beberapa hari berikutnya, suara-suara itu masih sering terdengar di dalam rumah.

Dalam keputusasaannya mencari cara untuk mengusir makhluk itu, James mengeluarkan suara menggeram seperti anjing. Pikirnya, mungkin suara itu dapat menakuti makhluk itu sehingga lari keluar.

Di luar dugaan, makhluk misterius itu menggeram balik. Namun, tidak kunjung keluar dari tempat persembunyiannya.

Ini adalah awal mula dari Gef the Talking Moongose.

Hari-hari berlalu dan makhluk yang tak terlihat ini mulai sering meniru-niru suara berbagai hewan. James hanya perlu membunyikannya, dan ia akan mengikutinya.

Suatu hari, seakan-akan bosan dengan suara hewan, makhluk itu mulai mengeluarkan suara-suara seperti seorang bayi yang sedang menggumam!

Tidak berapa lama kemudian, makhluk ini sudah mampu berbicara dalam bahasa Inggris.

Awalnya, Voirrey meminta makhluk itu untuk mengulangi lagu tradisional Inggris yang dinyanyikannya. Makhluk itu mampu menirunya dengan suara yang jernih. Beberapa hari kemudian, makhluk itu mulai dapat berbicara dengan jelas.

Lalu, ia mulai memperkenalkan diri kepada keluarga Irving.

Disinilah awal mula kisah ini berkembang menjadi aneh dan terdengar mengada-ngada.

Perlu diketahui kalau pada saat itu, keluarga Irving masih belum bisa melihat rupa makhluk misterius itu sehingga keberadaannya hanya bisa diketahui lewat suara yang dikeluarkannya.

Makhluk itu memperkenalkan dirinya sebagai Gef (Jeff) dan ia mengklaim kalau ia adalah seekor musang super cerdas yang lahir di New Delhi, India, pada tahun 1852. Selain itu, ia juga mengklaim kalau ia adalah "roh dunia" dan "hantu dalam rupa seekor musang".

Pernah suatu hari Gef berkata: "Aku ini makhluk aneh. Aku punya tangan dan kaki dan kamu akan pingsan jika melihatku. Kamu akan diam membeku dan berubah menjadi batu atau tiang garam!"

Mendengar ini, entah apa reaksi keluarga Irving. Namun sepertinya mereka mulai menyukai makhluk unik ini. Sejak itu, Gef mulai sering bercakap-cakap dengan keluarga Irving. Terutama dengan James dan Voirrey. Namun ia agak kurang bersahabat dengan Margaret.

Setelah cukup lama membangun komunikasi, Gef menjadi lebih terbuka dan mulai berani menampakkan dirinya. James dan Margaret diijinkan melihatnya sekilas dan hanya Voirrey yang boleh menatapnya secara langsung.

Voirrey menyebutkan kalau makhluk itu hanya seukuran tikus kecil, memiliki ekor panjang berbulu lebat dan tubuh yang berwarna kekuningan.

Karena sudah menjadi bagian dari keluarga Irving, Gef diberi tempat di kamar Voirrey di salah satu partisi kotak yang ada disitu. Keluarga Irving menyebutnya "Gef's Sanctum" atau "Tempat pertapaan Gef".
Gef's Sanctum
Pada siang hari, Gef sering keluar rumah sambil menumpang bus dan mengelilingi pulau. Malamnya, ia kembali ke rumah dan membagikan informasi dan gosip yang didengarnya kepada keluarga Irving. Ia juga sering membacakan beberapa bagian dari surat kabar lokal.

Mengenai Gef, James pernah berkata: "Ia mengumumkan kehadirannya dengan memanggil saya dan istri dengan nama Kristen kami. Kekuatan pendengarannya sangat luar biasa sehingga tidak ada gunanya kami berbicara dengan berbisik. Ia bisa mendengar suara bisikan dari jarak 15-20 kaki jauhnya, mengatakannya kepada kalian, dan mengulanginya sama persis."

Bukan cuma sekedar membagi gosip dan informasi, kadang Gef juga pulang sambil membawa kelinci untuk dimasak. Sebagai imbalan, Margaret akan memberinya biskuit dan coklat. Gef juga suka dengan sosis dan daging babi. Makanan itu biasa ditaruh Margaret di palang dekat langit-langit dan Gef akan menyelinap keluar untuk mengambilnya.

Selain kebiasaan itu, Gef juga suka menyanyi dan bisa menyanyikan bagian dari lagu tradisional Spanyol serta lagu himne.

Walaupun karakternya cukup periang, kadang perangai Gef juga bisa berubah dengan tiba-tiba.

Suatu hari, ia memaki James karena dianggapnya terlalu lambat membacakan surat kabar pagi untuknya. Saat itu ia berteriak: "Read itu out, you fat headed Gnome!"

Lalu, ia juga pernah mengeluarkan suara geraman selama 30 menit tanpa henti dan mengakui kalau ia melakukannya hanya karena usil. Bahkan Margaret yang baru pulang pernah dilemparinya dengan batu. Margaret berteriak: "Apakah itu kau Gef?" Gef berkata: "Ya, Maggie penyihir perempuan, perempuan Zulu, Perempuan Honolulu."

Entah bagaimana awalnya, namun kisah Gef mulai tercium oleh media yang kemudian mulai memberitakannya, kebanyakan dengan nada mencemooh. Walaupun begitu, pemberitaan ini telah membuat ketenaran Gef terus menyebar hingga ke London. 
Namun pemberitaan yang sangat gencar itu malah membuat Voirrey sering mengalami ejekan di sekolahnya.
Awalnya, oleh media-media, kasus ini dikenal dengan sebutan "Man-Weasel Mystery" atau "Dalby Spook".

Pada saat itulah, kisah Gef mulai menarik perhatian banyak peneliti paranormal, salah satunya adalah Harry Price.

Mungkin Gef tidak suka dengan ketenaran. Ketika berita mengenainya mulai menyebar, ia mulai jarang berbicara. Dan ketika Harry Price muncul di kediaman Irving untuk mengadakan penelitian, ia hanya disambut kesunyian. Gef tidak pernah terdengar lagi.

Bukankah menarik?

Mendengar kisah Gef, mungkin kita akan segera teringat dengan salah satu tokoh dalam film The Chronicle of Narnia. Apa yang membuat kisah ini lebih menarik mungkin adalah fakta banyaknya pemberitaan dan peneliti yang dibuat tertarik olehnya (Bahkan hingga saat ini, penelitian mengenai kasus ini masih dilakukan).

Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah keluarga Irving telah menciptakan sebuah kisah fantasi?

Memang, sebagian orang menyebut kisah ini sebagai sebuah hoax yang diciptakan oleh keluarga Irving. Kathleen Green, salah seorang teman masa kecil Voirrey, pernah mengatakan dalam wawancara radio kalau Voirrey adalah seorang Ventriloquist (ahli suara perut) yang sangat baik. Bisa saja Voirrey telah menciptakan rekayasa ini tanpa diketahui oleh orang tuanya.

Namun, teori ini dibantah, bahkan oleh banyak penduduk pulau yang dalam beberapa kesempatan pernah mendengar Gef berbicara.

Misalnya, salah seorang supir bus (Ingat Gef suka menumpang bus keliling pulau), Jack Tearle, yang mengatakan kalau Gef benar-benar ada dan suka mencuri sandwichnya.

"Ya, aku adalah orang yang makan siangnya suka dicuri. Makan siangku adalah enam sandwich yang dibungkus kertas berwarna coklat. Kertas itu dirobek seperti oleh cakar atau pisau. Aku ingin sekali menangkap Gef dengan tanganku sendiri."

Lalu, ada Charles Morrison, seorang teman James Irving. Ia juga pernah mendengar suara Gef. Suatu hari, di dapur rumahnya, Morrison mendengar Gef berkata: "Katakan kepada Arthur (Anak Morrison) supaya tidak usah pulang. Ia tidak percaya keberadaanku. Aku tidak akan berbicara kalau ia datang. Aku akan menembak kepalanya dengan peluru 3d."

Arthur yang awalnya menganggap semua kisah ini sebagai gurauan pada akhirnya juga mempercayai keberadaan Gef karena ia juga mendengar suaranya ketika ia mampir ke kediaman Irving.

Saat itu, satu suara menyambutnya: "Hallo, panggil aku Gef. Aku adalah roh dunia. Sebelum aku melihatmu, aku ingin menembak kepalamu dengan peluru 3d. Tetapi aku menyukaimu sekarang."

Jadi, apakah orang-orang ini telah berkoloborasi dengan keluarga Irving untuk menciptakan sebuah rekayasa?

Argumen lain yang membantah teori rekayasa adalah tidak adanya motivasi uang di dalam kasus ini. Irving pernah ditawari uang yang cukup banyak untuk sebuah foto Gef yang pernah diambil Voirrey. Namun, ia menolaknya. Seorang agen teater di Amerika juga pernah menawarinya 50.000 Dolar untuk hak ekslusif atas Gef. Ia juga menolaknya.
Salah satu foto Gef yang diambil oleh Voirrey
Jika memang rekayasa, apa tujuannya?

Harry Price yang meneliti kisah Gef berdasarkan diari yang ditulis James Irving mengenai Gef antara tahun 1932 dan 1935, juga tidak berani mengambil kesimpulan yang pasti. Dalam bukunya yang terbit tahun 1936, The Haunting of Cashen's Gap: A Modern "Miracle" Investigated, ia tidak menuduh keluarga Irving mengarang-ngarang cerita. Namun ia juga tidak memvalidasinya.

Dalam beberapa kesempatan, Price mencoba untuk meneliti bukti fisik keberadaan Gef. Misalnya keberadaan sehelai rambut yang disebut berasal dari tubuh Gef. Ia mengirim rambut ini kepada Julian Huxley yang mengirimnya kepada naturalis, F. Martin Duncan. Duncan menyimpulkan kalau bulu itu milik seekor anjing.

Price juga mengirim cetakan jejak kaki yang disebut milik Gef kepada Reginal Pucock dari Museum sejarah alam. Menariknya, Pucock tidak bisa memastikan hewan yang telah menciptakan jejak seperti itu.
Cetakan cakar yang disebut milik Gef
Dengan kesimpulan-kesimpulan seperti ini, wajar jika Price tidak berani memberikan jawaban yang pasti.

Selain Price, peneliti paranormal lain yang meneliti kasus Gef adalah Nandor Fodor dari International Institute for Psychical Research.

Fodor tinggal di rumah Irving selama satu minggu untuk penelitiannya. Ia tidak mendengar suara Gef. Namun ia menemukan kalau keluarga Irving adalah orang yang tulus dan jujur. Ia percaya kalau mereka tidak merekayasa kasus ini. Fodor juga tidak percaya kalau kasus Gef adalah kasus Poltergeist seperti yang disarankan banyak orang karena Gef tidak menunjukkan kekuatan paranormal dan secara konsisten tampil sebagai hewan kecil yang bisa difoto dan disentuh.

Menurut Fodor: "Setelah meneliti semua bukti yang ada, salah satu jawaban yang paling mungkin adalah Gef benar-benar seekor hewan yang bisa berbicara - atau dalam kata-kata Gef sendiri, seekor musang yang sangat sangat cerdas".

Belakangan, ia mengkoreksi pendapatnya dan mengatakan kalau Gef bisa saja merupakan bagian dari kepribadian James Irving yang terpecah, sebuah kompensasi dari ambisi dan "kelaparan mental" akibat kesepian yang dialaminya. Menurut Fodor: "Hybrid Gef yang aneh tidak sesuai dengan kategori manusia, hewan atau hantu. Namun memiliki semua karakteristik makhluk-makhluk tersebut."

Tetapi, jika Gef adalah bagian dari kepribadian ganda yang dimiliki James, bagaimana menjelaskan orang lain yang juga mendengarkan suaranya?

Jadi, kita memiliki tiga kemungkinan....atau empat.

Pertama, Gef adalah manifestasi dari roh seperti yang sering diakuinya. 

Kedua,
 Gef adalah produk dari sebuah rekayasa antara keluarga Irving dan beberapa orang terdekatnya.


Ketiga, 
Gef adalah manifestasi kepribadian salah seorang anggota keluarga Irving yang terpecah.


Atau

Gef benar-benar seekor musang super cerdas yang bisa berbicara.


(Belakangan diketahui kalau 20 tahun sebelumnya, beberapa penduduk pulau memang mengimpor musang-musang dari India untuk mengurangi populasi tikus di pulau itu).

Pada tahun 1937, keluarga Irving pindah ke kota lain. Gef sepertinya tidak mengikuti keluarga ini karena keluarga Irving pun tidak pernah mendengar suara Gef lagi. Rumah mereka yang lama kemudian ditempati oleh Mr. Leslie Graham. Ia pun tidak pernah mendengar suara Gef.

Setelah Mr.Graham meninggalkan rumah itu, rumah keluarga Irving itu akhirnya diratakan dengan tanah.

Pada tahun 1970, Walter McGraw, seorang reporter dari majalah FATE, berhasil melacak Voirrey Irving untuk diwawancara. Pada saat itu, ia tetap bertahan pada kesaksiannya mengenai Gef.
Voirrey Irving
"Saat itu aku adalah seorang yang pemalu dan Gef mengajariku untuk bertemu dengan orang-orang yang tidak berani kutemui. Ada yang mengatakan kalau semua ini adalah rekayasa karena aku adalah seorang Ventriloquist. Percayalah, kalau aku sehebat itu, tentulah aku sudah kaya raya sekarang."

"Aku sampai harus meninggalkan The Isle of man dan harus bekerja dimana orang-orang belum pernah mendengar kisah mengenai itu. Gef bahkan telah membuatku tidak menikah. Bagaimana aku bisa menceritakan mengenai hal itu kepada keluarga calon suamiku?"


"Kisah itu bukan sebuah rekayasa. Namun aku berharap semuanya tidak pernah terjadi."


"Ya, memang ada hewan kecil yang bisa berbicara dan melakukan banyak hal. Ia mengatakan kalau ia adalah seekor musang dan kami harus memanggilnya Gef. Aku berharap saat itu ia tidak mengganggu kami."

Voirrey Irving meninggal pada tahun 2005 dan kasus ini tetap menjadi misteri.

(Notes: Google Translate menerjemahkan Mongoose sebagai Luwak. Beberapa website menerjemahkan Moongose sebagai Musang atau Cerpelai. Namun karena awalnya kasus ini disebut sebagai Man Weasel, saya lebih memilih menggunakan kata "Musang". Lagipula, untuk Luwak, kata Inggris yang lebih umum adalah Civet. Harap maklum untuk perbedaan-perbedaan ini.)


Demi Uang, Pria ini Rela Diburu Seperti Hewan

Posted by beye on , under | komentar (0)



Encino menyebut dirinya sebagai buruan profesional yang dapat berlari seperti babi hutan dan bersembunyi seperti kijang. Jika ingin dia diburu sambil telanjang, maka dikenakan tarif tambahan sebesar US$2.000 (Rp17 juta).

Daily Mail, Rabu, 13 Juli 2011, bujang 28 tahun ini memasang tarif sebesar US$10.000 atau sekitar Rp85 juta untuk memburu dirinya.
"Saya mencari lelaki sejati yang mengaku olahragawan dan bosan dengan permainan yang itu-itu saja. Saya adalah peranakan baru dengan kulit tebal dan sembunyi dengan halus," ujar Encino.
Perburuan ini bukan main-main. Para pelanggannya diperbolehkan menggunakan peluru tajam dan menembaknya sampai mati. Encino mengatakan, jika dia terbunuh, dia ingin agar uangnya diserahkan ke keluarganya.

"Saya lebih cepat dari kalkun liar, lebih pintar dari babi hutan dan rela berkorban demi keuangan keluarga saya. Jika saya tertangkap dan terbunuh, maka anda akan mendapatkan kebanggaan di antara para pemburu," kata Encino.

Encino adalah seorang pengangguran yang saat ini tinggal bersama orang tuanya. Dia diancam diusir jika tidak juga mendapat pekerjaan. Sebelumnya dia pernah bekerja sebagai pekerja bangunan, pramusaji, tukang kebun dan tukang bersih-bersih,

Belum jelas apakah tawarannya ini telah melalui proses hukum atau tidak. Para ahli hukum mengatakan jika memang dilakukan, maka usahanya ini dianggap sebagai salah satu upaya bunuh diri ataupun pembunuhan.

Tubo Hotel yang terbuat dari beton bus

Posted by beye on , under | komentar (0)



kalau melihat hotel ini saya teringat seorang gelandangan di negara china yang hidup dalam beton bis sebatng kara selama 20 tahun lebih karena faktor kemiskinan , tetapi kali ini dijadikan sebuah konsep hotel berbintang 5 seperti inilah berita selengkapnya.

bila anda pernah bertanya-tanya seperti apa rasanya tidur didalam selokan ? baik siang maupun malam hari?, saya sarankan Agan pertimbangkan booking satu ruang di TuboHotel. inilah hotel dengan konsep cukup unik yang memanfaatkan beton bis yang memang terbuat dari beton sebagai ruangan hotel.
didesain khusus oleh T3arc Architects, TuboHotel ini berlokasi di Tepoztlan tepatnya di Morelos ,Mexico. Sejak TuboHotel dibangun dan siap digunakan yang memang terbuat dari pipa beton , ini bukan hanyab eco-friendly tetapi juga dengan harga yang sangat terjangkau, TuboHotel dibuat saat itu dengan kamar keseluruhan 20 ruang, yang diantaranya permodul disusun berbentuk pyramid.
meski akomodasinya cukup sederhana, TuboHotel manawarkan berbagai fasilitas menarik bagi wisatawan,selain dikelilingin suasana asri dengan pemandangan yang indah.
Implikasi-pada saat kondisi ekonomi merangkak turun atau krisis sehingga berpengaruh pada consumeris rencana liburan keluarga. Hotel ini manawarkan tema yang tidak biasa dan unsur estetik untuk memancing kelesuan anggaran wisata sehingga mereka mau membuka kembali dompet mereka untuk berencana berkunjung ke sini.
denah letak dan dibawah ini single pipe modul , khusus untuk single couple
pyramid modular khusus untuk family visit, ataupun kelompok , tetapi kebanyakan backpacker yang berkunjung kesini.

5 Tipe Penonton yang Selalu Ada di Saat Konser Band Metal

Posted by beye on , under | komentar (0)





Die-hard fans bisa Anda temui dengan mudah di konser-konser musik metal. Ada beberapa tipe penonton yang pasti ada di tiap konser metal. Apakah Anda pernah memperhatikannya? Ini dia!


Jika Anda kerap menghadiri pertunjukan musik metal, sebenarnya Anda sudah mengenali karakter-karakter ini. Percaya atau tidak, mereka akan benar-benar ada di kerumunan kebisingan konser.


Dilansir Ultimate-guitar, ada 5 tipe penonton yang lazim berada di konser metal. Dari mulai gender, usia juga gaya joget serta berpakaian.


1. Pria Veteran


Pria ini biasanya berusia 20 tahun lebih tua dari penonton lainnya. Ia mungkin sudah menyaksikan konser metal sejak Anda masih mengenakan popok. Biasanya ia mengenakan rompi denim pudar dengan banyak tambalan. Ia telah menonton band metal kawakan selama ribuan kali dan bisa memberitahu Anda set list yang dimainkan mereka pada setiap konser. Pria veteran ini biasanya tidak mudah terkesan akan sesuatu, dan ia bisa Anda temukan di belakang kerumunan, bersantai minum bir.

Kadang ia menemukan beberapa temannya, tapi lebih sering nonton sendiri. Ia menatap bocah-bocah bercat rambut dan skinny jeans dengan sebal, mengingat masa mudanya ketika masih mengenakan denim kotor dan jaket kulit belel. Ia berada di sana untuk melihat band, bukan update Facebook dan sibuk dengan ponselnya. Ia makin sering mengomel mengomentari konser-konser yang ditontonnya, ia terlalu tua untuk eksis.


2. Perempuan yang Sok-sokan Ikut Pacar


“Sayang, kenapa kamu tak pernah mengajakku untuk ikut nonton konser metal yang selalu kamu tonton?” sang perempuan bertanya. “Kamu kemungkinan tidak menyukainnya,” jawab sang pacar. “Tapi saya ingin melakukan apa yang kamu suka!” perempuan bersikeras.

Dua minggu kemudian, di tengah konser heavy metal dengan penuh sesak penonton berkeringat, sang perempuan mulai menyesali perbincangan di atas. Ia ingin segera meninggalkan arena konser padahal hits andalan band tersebut belum dibawakan. Ia bahkan mengenakan kaus flannel biru, yang dianggap cocok untuknya. Kini ia kebingungan.


Ketika lagu pertama mulai dibawakan, ia berusaha mencari tahu bagaimana menari dengan lagu itu. Ia memulai dengan gerakan aneh, sangat tidak cocok dengan musik. Lalu ia tak bergeming, memandangi orang-orang di sekelilingnya. Ia mencari kenyamanan dari kekasihnya, sayangnya sang pria sudah terbuai ke dalam musik metal kesukaannya. Sang pria tak menyadari kekasihnya tersiksa.


Kadang ia bertahan karena merasa sayang sudah menghamburkan uang untuk membeli tiket konser. Sesekali ia menyadari band yang sedang tampil itu keren, dan bisa menikmatinya. Tapi itu jarang sekali terjadi. Yang ada, biasanya mereka sibuk dengan ponselnya menghubungi teman-teman di luar sana.


3. Pria Tukang Selonong


Mereka yang ingin menonton band idolanya dari dekat, tentu memilih datang lebih awal agar bisa ambil posisi. Tapi tidak dengan “si tukang selonong”. Ketika konser akan dimulai, biasanya ia sudah pemanasan di bagian belakang. Ketika bintang utama siap tampil, lampu di area konser akan meredup. Saat itulah ia beraksi.

Ia terus mencari celah menuju ke depan panggung tanpa peduli dengan sekelilingnya. Ia terus mendorong dan menepis orang agar memberinya jalan. Ia tidak akan berhenti hingga sampai ke tujuannya. Kata-kata “permisi” dan “maaf” tidak pernah terlontar olehnya. Jika dalam jumlah banyak, mereka bisa membahayakan. Jika Anda mau aman, bergeserlah ketika ia minta jalan atau beri pelajaran sesekali.


4. Pria Berkeringat dan Tanpa Baju di Mosh Pit


Konser metal tak akan lengkap tanpa ada mosh pit. Di antara banyak orang itu jangan heran jika Anda menemukan seorang pria penuh keringat dan merasa gerah dengan bajunya. Moshing bisa jadi gerakan yang sangat menyenangkan, Anda berlari menubruk orang lain, melakukan gerakan bebas melepaskan adrenalin Anda.

Tapi akan sangat menyebalkan jika Anda bertemu pria tersebut dan bersinggungan dengan tubuhnya penuh keringat. Orang lain akan diam-diam berharap pria tersebut memakai lagi kausnya. Karena mereka tidak ingin tubuhnya dipenuhi keringat orang lain. Tapi tahukah Anda? Pria ini akan berpikir semua orang tidak mempedulikannya karena takut terkena sikut olehnya.


5. Pria Penantang


Beberapa orang datang ke konser dengan tujuan untuk mendengarkan musik bagus, minum sedikit dan menikmati waktu. Tapi tidak pria tipe ini. Pria ini rela mengeluarkan uang banyak untuk tiket demi bisa berkelahi. Pria ini berada di baris depan penonton mengawasi mereka yang bisa ia “hajar”. Bukan berkelahi secara terbuka, ia menggunakan alasan menari menikmati musik untuk menghantam orang lain. Ketika seseorang tak sengaja menyikutnya dari belakang, kesempatan tersebut tak ia sia-siakan. Ia akan membalas dengan jotosan di wajah sebelum petugas keamanan mengamankan mereka.

Hal yang lucu dari tipe penonton ini adalah mereka sering kali bermasalah dengan petugas keamanan sehingga tidak lagi bisa mencari musuh. Jika ia beruntung, petugas akan membiarkan ia kembali ke mosh pit. Tapi jika kesalahannya fatal dan melibatkan banyak orang, biasanya ia dikeluarkan. Terutama jika band yang tengah tampil ikut ambil bagian. Menunjuk si biang kerok, menyorakinya dan meminta ia keluar dari pertunjukan. Sangat konyol.
 kaskus.us

Related Posts with Thumbnails