Latest News

Kanibalisme India, Inilah Kekejaman Di balik Kemajuan Peradaban Kuno

Posted by beye on Jumat, 03 Mei 2013 , under | komentar (0)




Berbagai penemuan peradaban kuno di India masih diselimuti misteri. Berbagai teori mengemuka, masyarakat Indus sebenarnya sudah sangat maju dibanding kondisi kita saat ini.

Namun, peradaban kuno bisa jadi tidak selamanya menempatkan hak individu setara antarmanusia. Perbudakan, bahkan kanibalisme merupakan sisi kelam warisan masa lalu.

Dalam hasil penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Paleopathology menunjukkan sisi kelam dari peradaban Indus. Masyarakat setempat diperkirakan sudah terbiasa dengan budaya kekerasan.

Hal ini berdasarkan pemeriksaan terhadap 18 tengkorak manusia Indus yang tinggal di Harappa --salah satu pusat kota paling berpengaruh di Indus. Kerangka yang diteliti berasal dari tahun 1900 hingga 1700 Sebelum Masehi.

Salah satu tengkorak ini adalah anak-anak berusia antara empat hingga enam tahun, yang pecah dan hancur akibat benda seperti senjata. Satu tengkorak wanita dewasa juga memperlihatkan bekas pukulan hebat dengan kekuatan besar. Sedangkan satu tengkorak laki-laki paruh baya memiliki hidung patah dan rusak di bagian dahi yang disebabkan benda berujung tajam.

Dikatakan Gwen Robbins Schug sebagai pelaku penelitian dari Appalachian State University, AS, penemuan ini menumbangkan mitos kehidupan penuh damai di Indus.

"Kekerasan merupakan bagian dari kehidupan di Harappa," kata Schug yang melakukan penelitian bersama mahasiswa pascasarjana, Kelsey Gray, dan Veena Mushrif-Tripathy dari Deccan College, India.

Studi yang menyimpulkan kedamaian di Indus akan terbit pada Mei 2013 mendatang dalam Journal of Archaeological Science. Dikatakan pemimpin penelitian jurnal ini, Mark Kenoyer, dari University of Wisconsin–Madison, AS, Harappa merupakan lokasi titik temu.

Banyak warga desa yang pindah menuju Harappa dan menjadi bukti pertama perpindahan manusia dari desa ke kota. Kenoyer dan koleganya berkesimpulan bahwa Harappa memiliki sistem di mana perempuan memiliki peran lebih kuat dari kaum lelakinya.







Sumber:
kompas

Inilah 10 Pulau Favorit Pembajak Laut Bersembunyi dan Bersenang Ria

Posted by beye on Senin, 29 April 2013 , under | komentar (0)




Sobat tahu dong apa dan siapa itu bajak laut? Apalagi yang udah nontin film Pirates of Caribean, tentu mengenal perilaku dan cara mereka melakukan kejahatannya. Bajak laut atau perompak adalah komplotan penjahat yang melakukan aksi perampasan, perampokan dan pembunuhan sadis di wilayah perairan. 

Sasaran utama dari bajak laut adalah harta benda yang dimiliki oleh kapal laut yang sedang melintas di sebuah perairan. Meski demikia tidak selamanya mereka menghabiskan waktunya di laut, terkadang mereka turun ke daratan untuk bersenang-senang dan bersembunyi. Berikut 10 pulau favorit bajak laut yang dikutip dari ebrbagai sumber:

1. Tortuga, Haiti
Jika sobat unik suka dengan bacaan atau film-film bajak laut, tentu tidak asing lagi jika mendengar kata Tortuga. Pulau ini bahkan ada di dalam film Pirates of The Caribean yang dibintangi oleh Johnny Depp, Pulau Tortuga terletak di Perairan Karibia. 

Tokoh dunia yang pernah singgah di Pulau Tortuga adalah Christopher Columbus (yang pertama menapakan kaki di Tortuga), Pierre Le Grand, Henry Morgan dan L’ollonais. Bahkan berdasarkan catatan pada abad ke -17 Tortuga dikuasai oleh bajak laut dari Perancis.

2. Port Royal, Jamaika
 Port Royal adalah sebuah Pulau yang berada di kawasan selatan Jamaika. Port Royal dijadikan sebagai kota pada awal abad ke-16 hingga pertengahan abad ke-17, seketika itu juga pulau ini menjadi tempat singgah favorit para bajak laut dari berbagai negara. 

Beberapa bajak laut legenderis yang pernah singgah di Port Royal diantaranya Blackbeard, Calico Jack, Charles Vane dan Henry Morgan. Dan seramnya, pulau ini sering dijadikan tempat untuk mengeksekusi musuh para bajak laut, hingga dikenal juga sebagai ‘Kota Terkutuk di Bumi.’ Port Royal pun diabadikan ke dalam sebuah film Pirates of the Caribean.

3. Nassau, Bahama
Nassau merupakan ibukota dari Negara Kepulauan Bahama, sebuah tempat favorit para bajak laut. Popularitas Nassau dibangun oleh Benjamin Hornigold, Thomas Barrow, para penjahat yang tidak kalah popularnya dengan Black Beard dan Anne Bonny. Nassau adalah pulau tropis yang indah bahkan suasananya sangat berbeda dengan pulau-pulau di Pasifik. 

4. Roatan, Honduras
 Pulau Roatan terletak di antara Guanaja dan Utila, dan merupakan Pulau Teluk terbaik yang dimiliki Honduras. Luasnya hanya kurang dari 8 km dengan panjang 60 km. berdasarkan catatan sejak abad ke 17 Pulau Roatan ini menjadi tempat singgah para bajak laut, karena lokasinya yang strategis. 

Bahkan para bajak laut menggunakan Roatan sebagai tempat ketika akan menyerang dan merampas kapal-kapal dari Spanyol. Berdasarkan cerita masyarakat setempat, Henry Morgan (bajak laut legendaris) menyimpan harta karunnya di pulau ini. 

5. La Blanquilla, Venezuela
 Dengan suasana perairan yang hening dan sepi dari lalu lintas kapal laut Venezuela, menjadikan La Blaquilla sebagai tempat persembunyian para bajak laut. Bahkan para aparat hukum dari berbagai wilayah seperti Barbadios dan Perancis selalu kewalahan mengejar para bajak laut, sementara mereka bersembunyi di La Blanquilla.

6. St. Croix, Kepulauan Virgins (Amerika Serikat)
St. Coix merupakan salah satu pulau yang terdapat di Laut Karibia. Pada suatu waktu pulau ini pernah dikuasai oleh Bangsa Denmark, namun saat ini  St. Croix dikuasai oleh Amerika Serikat sebagai bagian dari Kepulauan Virgins. 

Ketika diabaikan dan tidak lagi dihuni pada abad ke-18, pulau ini menjadi tempat favorit para bajak laut untuk beristirahat dan bersembunyi dari kejaran aparat hukum. Hingga saat ini salah satu peninggalan bajak laut yang tersisa adalah tempat pembuatan dan penyulingan Rum, minuman favorit para bajak laut yang menguasai Lautan Karibia.

7. St. Kitts, West Indies
 St. Kitt merupakan sebuah pulau yang terletak di Samudera India sebelah barat, nama lainnya adalah Pulau St. Christopher yang dikuasai oleh Bangsa Perancis. Di Akhir abad ke-17 komplotan bajak laut di bawah pimpinan Kapten William Kidd bersama tentara pemerintah Perancis, menyerang Tentara Inggris yang untuk menguasai pulau ini.  

William adalah seorang perwira Inggris yang membelot untuk mendapatkan harta dan popularitas yang dijanjikan oleh pihak Perancis. Ia pun melakukan hal serupa kepada pemerintah Perancis, ia berkhianat dan mencuri kapal laut milik Perancis. Namun ia kemudian tertangkap dan dikembalikan ke Inggris untuk dieksekusi. Dikabarkan William menyimpan banyak hartanya di St. Kitt.

8. Cayman
Pulau Cayman merupakan bagian dari wilayah perairan Laut Karibia. Cayman merupaka pulau legendaris, ditemukan oleh pelaut ulung Christopher Columbus di awal abad ke-16. 

Pulau merupakan jalur perdagangan antara Kuba dan Meksiko, maka tak heran jika Pulau Cayman oleh para bajak laut digunakan sebagai pusat kegiatannya. Saking melekatnya budaya yang dibawa oleh para bajak laut, hingga sekarang selalu diadakan festival rutin bernama Pirate Festival setiap November. 

9. Virgin Gorda, Kepulauan Virgin (Inggris)
 Virgin Gorda pun merupakan bagian dari perairan Laut Karibia, namun wilayahnya dikuasai oleh pemerintah Kerajaan Inggris. 

Berdasarkan legenda setempat beberapa bajak laut yang pernah singgah di Virgin Gorda diantaranya Blackbeard dan William ‘Captain’ Kidd. Virgin Gorda merupakan tempat yang tepat untuk merampas kapal-kapal dagang yang berasal dari Spanyol.

10. Guadeloupe, Pulau Leewards
[ Guadaloupe merupakan salah satu kepulauan yang berada di perairan Laut Karibia, dan secara administrasi dikuasai oleh pemerintah Perancis. 

Menurut cerita rakyat setempat pulau mereka pernah disinggahi oleh bajak laut Edward Thacth, nama lain dari Blackbeard yang menguasai pulau tersebut di abad ke -18. Guadalupe adalah tempat yang tepat bagi para bajak laut untuk merampok kapal-kapal dagang dari Perancis

sumber

Related Posts with Thumbnails