Latest News

Jalan Tol yang Menembus Gedung di Jepang

Posted by beye on Sabtu, 27 Maret 2010 , under | komentar (0)





Gedung berlantai 16 di Osaka, Jepang ini terbilang unik karena adanya jalan tol yang menembusnya, tepat di lantai 5 hingga 7. Jalan tol yang menembusnya merupakan jaringan jalan tol sepanjang 293,3 km. Uniknya lagi, penyelenggara jalan tol tersebut merupakan penyewa tetap pada lantai 5 hingga 7 di gedung ini.

Pada tahun 1983, pembangunan gedung baru di area gedung unik berada dihentikan oleh pemerintah setempat, dikarenakan rencana pembangunan jalan tol sudah final. Namun, pemilik gedung ini menolak untuk menyerah, ia tidak mau memindahkan gedungnya. Setelah bernegosiasi dengan penyelenggara jalan tol selama 5 tahun, muncullah solusi ini.

Pemilik gedung menggunakan tiang penyangga ganda untuk melindungi gedung ini dari getaran, dan juga struktur melingkar di sekeliling bagian yang digunakan untuk ditembus jalan tol.




source

Kuburan Kuno Unik di Dunia

Posted by beye on , under | komentar (0)



1. Kuburan di Newgrage

Pekuburan yang letaknya di negara Irlandia ini adalah salah satu bangunan atau monumen pra sejarah yang paling impresif dan megah di dunia. Dibangun sekitar tahun 3300 sampai dengan 2900 sebelum masehi, makam misterius ini termasuk sangat besar. Luas bangunan berbentuk bulat seperti bungker ini memiliki luas 4046 meter persegi dengan tinggi 12 meter.

Bangunan ini sebenarnya terdiri dari susunan batu-batu yang sangat rapi dan terdapat sejumlah peninggalan batu berukir megalitikum. Ini menunjukkan bahwa bangunan kokoh ini memang memiliki umur yang sangat tua, bahkan lebih tua dari piramida Giza dan Stonehenge.

2. Tana Toraja

Salah satu warisan kebudayaan yang dimiliki Indonesia yang sangat terkenal hingga ke luar negeri. Tana Toraja memiliki ritual pemakaman yang dianggap paling rumit di dunia. Upacara pemakamani itu disebut dengan Rambu Solo. Rambu Solo adalah sebuah upacara pemakaman secara adat yang mewajibkan keluarga yang almarhum membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi. Yang bikin rumit, adalah bahwa upacara Rambu Solo memiliki sejumlah tingkatan, tergantung pada strata sosial si mendiang dan keluarganya.

Yang paling menarik adalah ketika tahap terakhir upacara Rambu Solo dimana jenazah dibawa ke sebuah tebing khusus untuk pemakaman. Biasanya jenazah disertai dengan patung simbolisasi penggambaran diri mendiang yang disebut dengan nama Tau-tau. Yang mengherankan adalah mayat yang disimpan di tebing tersebut hanya diletakkan saja dan ajaibnya tidak pernah tercium bau busuk yang merebak.

3. Westminster Abbey

Westminster Abbey adalah sebuah gereja gothic yang sangat terkenal di London. Secara bangunan gereja tersebut memang tidak seheboh dan semegah bangunan-bangunan kuno yang lain. Tapi yang membuat bangunan yang dibangun oleh Pendeta Benedictine pada abad ke-10 adalah siapa yang dimakamkan di sana. Westminster Abbey adalah tempat pemakaman para raja-raja Inggris dan bangsawan lainnya.

Pada perkembangannya, makam tersebut menjadi tempat terakhir bagi orang-orang besar Inggris lainnya seperti Geoffrey Chaucer, Charles Dickens, Thomas Hardy, Rudyard Kipling, Alfred Tennyson, Sir Isaac Newton, Charles Darwin, and Ernest Rutherford.

4. Giza Necropolis

Tak ada yang menandingi kompleks pemakaman yang paling megah, besar, luas, bahkan paling misterius di dunia selain Giza Necropolis. Kompleks pemakaman raja Mesir ini terdiri dari Piramida besar Giza, Piramida Khafre, Piramida Menkaure, Patung Sphinx, serta beberapa piramida-piramida kecil lain yang mengelilinginya.

Salah satu keajaiban dari pemakaman berbentuk segitiga unik ini adalah setelah diukur dengan benar oleh sejumlah ahli, maka piramida itu hanya memiliki margin error sebesar 58 milimeter!

5. Lembah Raja-Raja

Lembah Raja-Raja yang berada di Mesir menjadi sangat terkenal ketika pada tahun 1922, seorang ahli kebudayaan Mesir Howard Carter menemukan dan membuka makam Tutankhamen. Di sinilah merebak ’kutukan’ bagi mereka yang membuka makam tersebut. Maka satu per satu dari para penemu makam kuno itu mati dengan berbagai akibat.

Akibat ’kutukan’ itulah Lembah Raja-Raja menjadi sangat terkenal disamping juga penemuan yang didapat di sana sangat luar biasa, seperti topeng emas Raja Tut.

6. Catacomb of Paris

Agak susah menjabarkan apa arti dari catacomb, tapi bisa dimaknai sebagai lorong-lorong bawah tanah, kadang memiliki ruangan-ruangan tergantung kebutuhan untuk apa ruangan tersebut dibuat. Catacomb yang paling terkenal adalah yang terletak di kota Paris, Perancis.

Pada tahun 1700-an, kota Paris menderita semacam penyakit yang diakibatkan oleh pemakaman massal yang kurang tepat di pemakaman umum. Penguasa kota akhirnya memutuskan memindahkan semua tulang belulang itu ke dalam sejumlah lorong-lorong di kota Paris yang tidak terpakai.

Maka, jadilah tulang belulang beserta tengkorak tersebut diletakkan di sana dan disusun sedemikian rupa di dalam lorong-lorong tersebut. Yang menjadi luar biasa adalah lorong bawah tanah yang terpakai untuk menyusun tulang belulang itu adalah hingga mencapai panjang 300 km! Untuk menjaga keaslian ruangan yang penuh tulang belulang itu, pemerintah kota hanya mengizinkan membuka sedikit akses ke dalam Catacomb of Paris ini.

7. Tentara Terracotta

Mungkin temuan tentang keberadaan patung tentara China yang ini sampai saat ini masih belum tuntas penggaliannya. Pasukan terracotta yang menakjubkan itu sempat terkubur dan dilupakan oleh sejarah, dan baru ditemukan kembali pada tahun 1974. Penemunya adalah Yang Peiyan dan beberapa petani yang sedang menggarap lahan.

Temuan ini sontak membuka tabir misteri keberadaan makam kaisar Qin Shihuang yang merupakan kaisar pertama di China yang mempersatukan dataran China. Tentara Terracotta Cina ini berkekuatan 8.000 pasukan, dan yang paling unik, setiap patung unik dan dibuat satu per satu sehingga tidak ada gambar wajah patung yang sama. Pasukan itu dibuat untuk melindungi kaisar di alam baka.

8. Capuchin Catacombs of Palermo

Di daerah Palermo, Italia, terdapat sebuah biara yang cukup aneh dengan upacara pemakamannya. Para pendeta membangun ruangan bawah tanah yang diperuntukkan untuk pemakaman, dan uniknya pemakaman yang dimaksud bukan memendam jenazah ke dalam tanah, tapi dengan cara melakukan proses pembalseman seperti mummi yang kemudian mummi tersebut didandani dengan pakaian lengkap dan digantung pada dinding biara! Uniknya lagi, para mummi ini bisa berganti pakaian layaknya manusia yang masih hidup, bahkan mengikuti trend pula!

Upacara pemakaman seperti ini berlangsung mulai dari abad ke-16 sampai dengan abad ke-19. Dan yang berhak untuk dimakamkan dengan cara itu adalah hanyalah para orang yang dianggap terkemuka. Terakhir pada tahun 1800-an dimana mayat terakhir di-mummi-kan, sudah ada 8000 mummi yang menghuni di dalam biara tersebut.

9. Taj Mahal

Ini dia simbol dari sebuah rasa cinta yang agung. Selain sebagai perlambang cinta yang abadi, juga Taj Mahal bisa dianggap sebagai makam terindah yang pernah dibangun karena di dalamnya bersemayam makam Raja Shah Jahan dan permaisurinya yang sangat dia cintai, Mumtaz Mahal.

Bangunan ini merupakan simbol dari kebesaran dinasti Mughal yang sangat termasyur di India. Pada masa kekaisaran dinasti Mughal, India mencapai masa keemasannya, dan Taj Mahal adalah salah satu bukti kebesarannya. Selain membuktikan kekayaan dinasti Mughal (penggunaan batu marbel dan segala perniknya yang sangat detil menunjukkan besarnya kekayaan dinasti tersebut), juga keindahan arsitekturnya yang sangat menawan dan sangat simetris.

10. Kota Mati di Ossetia Utara, Rusia

Dari kejauhan, lembah ini dipenuhi oleh sejumlah gedung dan bangunan yang mirip dengan rumah batu, tidak jauh bedanya dengan desa-desa pada umumnya di Rusia. Namun, kalau diamati lebih teliti, ada yang janggal dengan bangunan-bangunan tersebut. Kalau kita intip ke dalam, barulah kita sadar bahwa bangunan itu isinya adalah tubuh manusia yang termumifikasi dengan pakaian yang lengkap.

Menurut kabar, pada abad ke-18, daerah Ossetia sedang mengalami wabah penyakit yang mematikan. Nah, para anggota keluarga yang terkena wabah tersebut akhirnya dikarantina dengan membuatkan bangunan yang khusus. Bangunan itu dirancang agar anggota keluarga yang sakit itu tidak bisa kemana-mana, hanya diberi lubang kecil saja untuk memasukkan makanan ke dalam ruangan tersebut. Tentu saja yang terjadi adalah kematian pelan-pelan karena tidak ada pertolongan yang memadai bagi si sakit.

sumber

19 Bangunan Batu yang Menakjubkan

Posted by beye on , under | komentar (0)



1. Great Sphinx of Giza (Egypt)

Sebuah patung singa dengan kepala manusia yang berdiri di Giza Plateau di tepi barat Sungai Nil, dekat Kairo zaman modern, adalah patung monolit terbesar di dunia.

2. Petra (Jordan)

Terletak di Araba, Ma'an Governorate, Jordan, dibangun di lereng gunung Hor dalam sebuah cekungan di antara pegunungan, lembah besar yang mengalir dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba dikenal dengan rock-cut arsitektur.

3. Mount Rushmore (USA)

Sebuah patung granit monumental terkenal yang diciptakan oleh Gutzon Borglum, Mount Rushmore terletak di United States Presidential Memorial yang menunjukkan 150 tahun pertama sejarah Amerika Serikat.

4. Leshan Giant Buddha (China)

Dibangun pada masa Dinasti Tang, Leshan Giant Buddha yang diukir dari sisi tebing yang terletak pada pertemuan dari sungai-sungai Minjiang, Dadu dan Qingyi di bagian selatan Provinsi Sichuan di Cina, dekat kota Leshan.

5. Mahabalipuram Shore Temple (India)

Dibangun di tepi Teluk Benggala di Mahabalipuram (India) pada awal abad ke-8 oleh Raja Pallava Rajasimha.

6. Abu Simbel (Egypt)

Satu set dari dua kuil di dekat perbatasan Mesir dengan Sudan, Abu Simbel ini dibangun untuk firaun Ramses II yang berkuasa selama 67 tahun selama abad ke-13 SM (19 Dinasti).

7. Dazu Rock Carvings (China)

Ukiran batu Dazu di Chongqing, Cina yang dipahat dari tebing, menampilkan lebih dari 5.000 patung dan lebih dari 100.000 karakter Cina dalam bentuk prasasti atau epigraphs.

8. Church of St. George (Ethiopia)

Gereja St George merupakan sebuah gereja monolitik di Lalibela , Region Amhara, Ethiopia. Gereja ini yang paling terkenal dan terakhir dibangun (awal abad ketiga belas) dari sebelas gereja-gereja yang ada di Lalibela, dan telah dinominasikan sebagai "Delapan Keajaiban Dunia".

9. Borobudor (Indonesia)

Secara resmi, Borobudur monumen Buddha Mahayana yang dibangun pada abad ke 9 di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Sebenarnya, candi ini jauh lebih tua dari itu. Kompleks Monumen persegi terdiri dari enam platform dan diatasnya terdapat tiga platform sirkular, dan dihiasi dengan 2.672 relief dan 504 patung Rama. Setiap dinding memiliki kisah-kisah kelahiran Buddha dan tokoh-tokoh lainnya. Sebuah kubah utama, yang terletak di tengah bagian atas panggung, dikelilingi oleh 72 Rama Citizens yang duduk di dalam stupa yang berlubang.

10. Cappadocia (Turkey)

Cappadocia terletak di bagian barat tengah Turki.

11. Bingling Temple (China)

Serangkaian Candi Bingling adalah serangkaian gua-gua yang penuh dengan patung Buddha yang diukir didalam gua-gua alami dan gua-gua di lembah di sepanjang Sungai Kuning.

12. Hypogeum of Hal-Saflieni (Malta)

The Hypogeum di Hal-Saflieni, Paola, Malta, adalah struktur bawah tanah yang dibangun pada masa Saflieni dalam Sejarah Malta.

13. Buddhas of Bamiyan (Afghanistan)

Patung Buddha Bamiyan adalah dua monumeni patung Buddha yang diukir di sisi sebuah jurang di lembah Bamiyan di wilayah Hazarajat pusat Afghanistan.

14. Mada'in Saleh (Saudi Arabia)

Terletak di bagian utara Hijaz (Arab Saudi modern), Mada'in Saleh - juga disebut Al-Hijr ("tempat berbatu-batu") - adalah sebuah kota kuno yang dihuni oleh Thamudis dan Nabateans dan kemudian dikenal sebagai Hegra.

15. Naqsh-e Rustam (Iran)

Naqsh-e Rostam adalah sebuah situs yang dipercaya oleh para arkeolog sebagai kuburan untuk Persepolis, di mana Akhemenid, Parthia dan Sassanid telah dimakamkan.

16. Crazy Horse Mountain Part II


17. Crazy Horse Mountain

Proyek monumen The Crazy Horse telah dikerjakan selama lebih dari 60 tahun. Setelah selesai, maka lebarnya akan 641 kaki (195 m) dan tinggi 563 kaki (172 m).

18. The Monolithic Temple (Ellora, India)

Kailash Temple terletak di Ellora dan diyakini bahwa bangunan tersebut dibangun pada waktu penggalian approx.

19. Sigiriya (Sri Lanka)

Sigiriya (Lion's rock) adalah batuan kuno yang terbuat dari reruntuhan benteng dan istana yang terletak di pusat Kabupaten Matale Sri Lanka.

sumber

Hitler Pernah Mempunyai Pacar Orang Yahudi

Posted by beye on , under | komentar (0)






Foto Stefanie Isak dan Adolf Hitler. Kalau saja kedua insan ini bersatu... apa kata dunia?



August Kubizek, sahabat dekat Adolf Hitler sewaktu masih ABG


Bisa dibilang bahwa sejarah kehidupan Adolf Hitler adalah merupakan salah satu yang paling lengkap karena telah banyak buku ditulis mengenainya. Meskipun begitu, fase kehidupannya di masa muda (terutama ketika masih menjadi ABG di kota Linz dan Wina) tetaplah diselimuti oleh misteri dan kontroversi.

Seperti apa pandangan politiknya masa itu? Siapa saja temannya? Bagaimana hubungannya dengan ibu tercintanya? Apakah dia termasuk cowok gaul atau tidak?

Di atas semuanya, mungkin, adalah bagaimana hubungan dia dengan orang-orang Yahudi pada saat itu? Banyak rumor, teori dan spekulasi bermunculan mengenai masalah ini, meskipun hanya sedikit saja yang bisa dibuktikan kebenarannya.

Selama berdekade-dekade, para penulis biografi Hitler mengandalkan sumber tulisan mereka pada memoir Hitler yang ditulis oleh sahabatnya pada periode 1904 dan 1908, August Kubizek.

Sekarang, setelah hampir 70 tahun buku tersebut ditulis, akhirnya terbitlah versinya yang berbahasa Inggris.

Dan meskipun telah terbit versi sebelumnya yang telah digunakan oleh partai Nazi sebagai biografi resmi dari Hitler (tentunya dengan telah melalui pengeditan terlebih dahulu!), tapi tetap saja buku Kubizek tanpa sensor yang beredar kali ini benar-benar memberi titik terang pada pemikiran-pemikiran Hitler pada saat itu.

Karena dalam buku ini diulas untuk pertama kalinya obsesi remaja Hitler terhadap seorang gadis cantik bernama Stefanie Isak - yang dari nama belakangnya saja sudah ketahuan kalau gadis ini adalah keturunan Yahudi!

Dan meskipun biografer Hitler terkemuka Sir Ian Kershaw sudah menerangkan bahwa perasaan Hitler pada saat itu hanyalah "ketertarikan remaja biasa" saja, tapi kecenderungan Hitler yang telah secara berani menguntit gadis ini kemanapun dia pergi, berangan-angan menculiknya dan bahkan siap untuk bunuh diri barengan memperlihatkan pada kita bahwa hal ini lebih serius dari sekedar 'cinta monyet' belaka!

Lebih jauh lagi, kisah August Kubizek mengungkapkan fakta lain bahwa Hitler sama sekali tidak peduli pada latar belakang gadis tersebut yang masih keturunan Yahudi.

Kubizek sendiri adalah musisi yang, sama seperti Hitler, berasal dari Linz. Catatan yang dikumpulkannya begitu berharga bila kita ingin melihat Hitler di masa-masa awal, karena inilah satu-satunya deskripsi yang kita punyai yang mengungkapkan secara gamblang kehidupan Hitler di masa remaja dari pengamatan sahabat terdekatnya. Bahkan kemudian Kubizek mengklaim lebih jauh lagi bahwa hanya ada satu teman saja dalam hidupnya, dan dia adalah Adolf.

Ketika Hitler ditolak masuk Akademi Seni Wina, Kubizek sendiri melenggang masuk di Vienna Conservatoire untuk memperdalam musik. Meskipun jelas-jelas lebih berhasil dari Hitler pada masa itu, tapi pribadi Hitler yang kuat dan membius tetaplah membuat Kubizek hanyalah menjadi sahabat yang selalu manut bila di dekatnya.

Kubizek mencatat bahwa Hitler tergila-gila dengan Stefanie selama empat tahun, dari pertama umurnya masih di usia 16. Dia mengingat betapa pada suatu sore di musim panas tahun 1905 ketika mereka sedang berjalan-jalan di Landstrasse di Linz: "Adolf menggenggam tanganku dan kemudian bertanya dengan penuh keingintahuan tentang pandanganku terhadap gadis pirang langsing yang juga sama sedang berjalan bergandengan tangan dengan ibunya. 'Kamu harus tahu, aku jatuh cinta kepadanya,' katanya secara terus terang."

Nama Stefanie Isak sendiri tak pernah terungkap dalam biografi resmi Hitler zaman Third Reich karena telah mendapat sensor sebelumnya. Kubizek barkata bahwa Stefanie memang "seorang gadis yang cantik dengan badan langsing dan tinggi badan lumayan."

"Matanya sangat indah, terang dan ekspresif. Dia berpakaian dengan sepantasnya, dan perhiasan yang melekat di tubuhnya menunjukkan bahwa dia berasal dari keluarga yang terpandang dan berkecukupan."

Dan itulah satu-satunya informasi yang diketahui oleh kedua anak muda ini! Mereka lalu memutuskan untuk berdiri di dekat jembatan menuju alun-alun utama setiap jam lima sore di jalan yang biasa dilewati Stefanie setiap hari.

"Tidak pantas rasanya bila kita seenaknya memanggil nama Stefanie," kata Kubizek, "karena tidak ada seorang pun dari kami berdua yang pernah diperkenalkan kepada gadis muda tersebut. Tatapan mata haruslah menggantikan perkenalan, dan sejak saat itu Adolf tak pernah melepaskan pandangan matanya dari Stefanie. Saat itu dia jadi berubah, tidak lagi menjadi dirinya sendiri." Bagi seseorang yang selalu mencela dengan berani kebiasaan-kebiasaan 'resmi' para kaum borjuis, Hitler menjadi seorang yang lemah kala berhadapan dengan rasa malunya terhadap wanita.

Pada saat itu, Landstrasse menjadi tempat favorit para kaum muda untuk saling mengadakan janji temu. "Banyak terjadi perkenalan, dan para perwira militer muda adalah yang paling berpengalaman dalam hal ini," ingat Kubizek.

Hitler akan menjadi sangat marah bila melihat setiap perwira muda yang mengajak ngobrol Stefanie. Jelas saja Kubizek sangat bersimpati terhadap kondisi Hitler saat itu. "Hitler yang miskin dan berpenampilan biasa-biasa tentu saja tidak akan setara bila dibandingkan dengan letnan-letnan muda ini dengan seragam mereka yang mentereng." Bukannya melakukan pendekatan terhadap Stefanie atau melatih rasa kehumorisannya untuk menarik simpati gadis tersebut, Hitler malah makin dalam tenggelam dalam bayangan yang diciptakannya sendiri. "Orang-orang bodoh yang angkuh," begitu biasa Hitler menyebut para saingannya tersebut.

Kubizek menulis bahwa kebenciannya terhadap mereka mendorong sikapnya ketika telah menjadi penguasa yang tidak pernah mau berkompromi terhadap kelas perwira militer Jerman secara keseluruhan, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan militer secara umum. Kenyataan bahwa Stefanie bergaul dengan para perwira muda yang "mengandalkan seragam semata untuk merayu" ini benar-benar mengganggu pikiran Hitler

Untungnya, meskipun Stefanie yang saat itu berusia 17 tahun sering ngobrol-ngobrol dengan perwira-perwira muda Austria, tapi dari ekspresinya terlihat bahwa itu bukanlah kegiatan favoritnya. Gadis ini memang selalu ramah terhadap siapapun, dan tak pernah benar-benar menyadari bahwa ada seorang penguntit 'setia' yang selalu memperhatikannya setiap waktu.

Kubizek berkata, "Stefanie tak pernah benar-benar mengetahui betapa dalam cinta Hitler kepadanya. Dia hanya menganggap Hitler sebagai seorang yang pemalu, meskipun di lain pihak begitu gigih dan memujanya dengan setia."

"Ketika gadis itu meresponsnya dengan senyuman tatkala bertatapan dengan Hitler, temanku langsung berubah gembira, sesuatu yang tak pernah kulihat sebelumnya."

"Tapi ketika Stefanie, seperti kepada semua pria lainnya, kemudian membalik mukanya dan lalu bersikap biasa-biasa saja, Hitler begitu terpukul dan rasa-rasanya saat itu dia siap untuk menghancurkan dirinya sendiri dan juga dunia."

Tak lama Hitler meminta bantuan Kubizek untuk mencari tahu segala sesuatu tentang Stefanie. Ternyata ibunya adalah janda dan mereka tinggal di dekat Urfahr, sementara saudara laki-lakinya menjadi mahasiswa hukum di Wina.

Dari usia 16 sampai 20 tahun, bagi Adolf tak ada lagi wanita lain di hatinya selain Stefanie.

Hitler selalu membandingkan Stefanie dengan penyanyi opera pujaannya, dan dia selalu meyakinkan dirinya bahwa Stefanie juga memiliki suara dan bakat musik yang lebih dari cukup untuk menjadi seorang penyanyi opera.

Selain itu, sisi romantis Hitler mengemuka ketika ia menulis berpuluh puisi untuk gadis pujaannya, dengan judul-judul seperti "Nyanyian Pujian Untuk Sang Tercinta".

Meskipun saat ini tak ada lagi "jejak" mengenai keberadaan puisi Hitler tersebut, tapi setidaknya Kubizek mengingat salah satu di antaranya, yang dibacakan langsung oleh Hitler di hadapannya: "Stefanie, sang perawan dari kaum terhormat, dengan gaun beludru biru hitam yang berombak, berkendara dengan kudanya melintasi padang rumput berbunga, rambutnya yang keemasan jatuh menjuntai di bahu; langit biru cerah di atas; semuanya begitu murni, mendatangkan kilau kebahagiaan."

Kubizek mengingat betapa wajah Hitler dipenuhi oleh kegembiraan luar biasa kala dia membaca ulang bait-bait karyanya. Dahsyatnya, selama empat tahun pemujaannya terhadap Stefanie, tak pernah sekalipun Hitler memberanikan dirinya untuk setidaknya mengajak berkenalan atau bahkan bertukar kata dengan gadis tersebut. Dia berkeras bahwa bila waktunya telah tiba untuk mereka bersua, tak perlu lagi ada kata yang harus keluar!

"Bagi manusia-manusia luar biasa seperti aku dan Stefanie," kata Hitler kepada Kubizek, "Tak dibutuhkan komunikasi biasa yang datangnya dari mulut; manusia-manusia luar biasa akan saling mengerti hanya melalui intuisinya masing-masing." Lebih-lebih lagi, Hitler meyakinkan dirinya bahwa Stefanie tidak hanya tahu akan semua pikiran dan ide-idenya, tapi juga mempunyai pemikiran yang sama dan menanggapinya dengan antusias. Begitu besarnya keyakinan Hitler sehingga dia yakin bahwa mereka bisa saling berhubungan melalui telepati!

Ketika Kubizek mengutarakan keraguannya kalau Hitler bisa mengetahui semua apa yang Stefanie sedang pikirkan (mengingat bahwa untuk ngobrol pun mereka belum pernah), sang calon diktator langsung marah dan berteriak: "Sederhana saja, kau tidak mengerti, karena kau tidak pernah tahu apa arti sesungguhnya dari cinta yang tidak biasa."

Hitler lalu berkata bahwa adalah mungkin untuk mentransmisikan pikiran-pikirannya ke Stefanie hanya dengan menatapnya! Hitler juga meyakinkan dirinya bahwa sikap Stefanie yang selalu ramah dan terbuka pada orang lain hanya merupakan pengalihan saja dari rasa cinta yang sebenarnya terhadap Hitler.

Tapi tetap saja, sikapnya ini dikalahkan oleh rasa cemburu yang menggila manakala dilihatnya Stefanie berdekatan atau ngobrol dengan lelaki lain.

Yang tak pernah berani dilakukan Hitler adalah, sederhana saja: cukup mengenalkan dirinya pada ibu Stefanie dalam perjalanan yang biasa dilakukannya, lalu meminta izin untuk mengiringi mereka dan kemudian baru berkenalan dengan anaknya. Hal tersebut merupakan cara perkenalan yang sudah biasa terjadi di masa itu.

Karena saat itu Hitler hanya berprofesi sebagai seorang pelukis jalanan yang berpenghasilan tak tentu, Hitler merasa bahwa bagi ibu Stefanie, pekerjaan sebagai pelukis jauh lebih penting dibandingkan dengan namanya, dan dia akan terkesan. Bahkan, Hitler mengkhayal lebih jauh lagi dengan meyakini bahwa Stefanie tak punya keinginan lain selain menunggu sampai Hitler datang untuk melamarnya!

Tapi Hitler juga merasa terganggu ketika mengetahui bahwa Stefanie mempunyai hobi berdansa, sesuatu yang jauh berbeda dibandingkan dengan kebiasaannya (saat itu) yang biasa merokok sambil minum bir di bar. Sambil bercanda, Kubizek menyarankan agar Hitler mengambil kursus dansa saja. Tak lama, acara jalan-jalan mereka tidak lagi diisi oleh obrolan-obrolan tentang teater atau jembatan Danube (topik favorit seniman Austria), melainkan tentang dansa dan seluk-beluknya!

"Bayangkanlah sebuah ballroom yang penuh sesak," kata Hitler kepada Kubizek, "Dan bayangkan kalau kau tuli. Kau tak dapat mendengar suara musik yang membuat orang-orang ini bergerak dengan indahnya, kemudian perhatikan pola gerakan mereka yang tidak mengarah kemana-mana... Bukankah ini adalah sesuatu yang nonsense?" Ketika Kubizek mengutarakan ketidaksetujuannya, Hitler berteriak kepadanya, "Tidak, tidak, tak akan pernah! Aku tak akan pernah mencoba belajar untuk berdansa! Apakah kau mengerti? Sekali Stefanie sudah menjadi istriku, dia tak akan pernah lagi berkeinginan untuk berdansa!"

Depresi karena tahu kebiasaan dansa Stefanie ini, membuat Hitler berpikiran nekad: dia akan menculik Stefanie! "Dia menerangkan rencananya kepadaku bersama dengan detailnya, termasuk peran yang harus aku lakukan. Aku akan mengajak ibunya berbincang-bincang sementara Hitler membawa kabur gadis itu."

Setelah rencana ini dibatalkan karena tidak adanya dana untuk memulai hidup di 'pengasingan' (hahaha!), Hitler begitu stresnya sampai memutuskan untuk bunuh diri saja! "Dia akan mencoba terjun ke sungai dari jembatan Danube," kata Kubizek, "Dan semuanya akan berakhir saat itu juga. Tapi Hitler berkeras untuk membawa Stefanie bersamanya ke alam kubur."

"Sekali lagi, sebuah rencana dibuat lengkap dengan detailnya. Setiap fase dari tragedi yang direncanakan tersebut telah dirancang dengan teliti oleh Hitler."

Tentu saja, 40 tahun Hitler pun merencanakan hal yang sama bersama dengan istrinya Eva Braun (yang baru dinikahinya beberapa jam sebelumnya). Untungnya, ketika rencana frustasi terhadap Stefanie itu hampir saja dijalankan, mood Hitler menjadi makin cerah. Bulan Juni 1906 di festival Bunga Linz, dia dan Kubizek nongkrong di pinggir jalan sempit bernama Schmiedtorstrasse, untuk menjadi penonton dari festival yang dipenuhi oleh gadis-gadis muda yang lewat melintas mereka.

"Stefanie telah mengisi buket yang biasa dibawanya dengan bunga-bunga liar sederhana dan bukannya bunga mawar seperti gadis lainnya," ingat Kubizek. "Mata Adolf langsung bersinar cerah. Stefanie melemparkan pandangan kepadanya dan tersenyum. Lalu kemudian... aku tak percaya apa yang aku lihat, gadis jelita itu mengambil setangkai bunga dari buketnya lalu melemparkannya ke Adolf yang hanya bisa ternganga!"

Efek yang terjadi kemudian pada Hitler begitu luar biasa. "Tak pernah lagi aku melihat sahabatku begitu berbahagia selain saat itu."

"Dia mencintaiku!" Hitler berkata pada Kubizek. "Kau lihat sendiri! Dia cinta padaku!"

Satu perbuatan sederhana yang didorong oleh kebaikhatian telah menyelamatkan Stefanie tanpa disadarinya. Dia terhindar dari rencana matang yang telah disiapkan Hitler untuk menculik dan membunuhnya. Sejak saat itu, Hitler menyimpan bunga pemberian Stefanie di dompetnya selama bertahun-tahun!

Tapi tetap saja Hitler menjadi fans berat Stefanie dan selalu menguntitnya kemanapun gadis ini pergi. Pada satu saat Hitler pernah bilang ke Kubizek bahwa Stefanie mempunyai suara soprano yang indah, suatu fakta yang ia tahu berdasarkan hasil rantang-runtungnya mengikuti jejak gadis tersebut!

Hitler pun pernah membuat sketsa sebuah rumah bergaya renaissance yang dia gadang-gadang sebagai rumahnya dan Stefanie kelak setelah mereka menikah, lengkap dengan ruang pianonya segala.

Dia selalu nongkrong di Schmiedstrasse demi berharap mendapatkan senyum untuk kedua kalinya. Ketika dia meninggalkan Linz, Hitler meminta laporan rutin mengenai Stefanie dari Kubizek yang dikirimkan melalui kartu pos.

Hitler selalu berkata bahwa dia pasti akan berbicara dengan gadis itu besok, tapi "besok tak pernah tiba, dan minggu, bulan serta tahun berlalu tanpa pernah dia mengambil satu langkah sederhana untuk mencoba peruntungannya dengan gadis yang telah begitu mengharu-biru hidupnya selama bertahun-tahun."

Tentu saja, kalau Hitler benar-benar berbicara dengan gadis tersebut, pastilah dia 'tersadarkan' bahwa Stefanie sama saja dengan gadis normal lainnya, dan bukannya seorang bidadari dari kayangan yang mengisi semua harapan, angan-angan dan rencananya akan diri seorang wanita di mata sang calon diktator.

Hitler telah begitu dalam tenggelam dalam bayangan yang diciptakannya sendiri akan gadis ini sehingga, seperti yang Kubizek rasakan, kemungkinan bahwa impian Hitler akan segera berantakan begitu dia bicara dengan gadis itu adalah salah satu pendorong kuat mengapa mereka tidak pernah saling berbicara.

Ternyata kemudian diketahui bahwa meskipun namanya berbau Yahudi, Stefanie dan keluarganya sendiri bukanlah datang dari kalangan tersebut. Tapi tentu saja Hitler dan Kubizek tidak tahu akan hal tersebut saat itu, dan perbedaan antara Yahudi dan bukan Yahudi tidaklah menjadi masalah berarti bagi sang calon penguasa Jerman yang kelak dikenal karena "anti-Yahudi"-nya.

Apakah Hitler membenci Yahudi hanya sebagai alat dirinya naik kekuasaan di tengah situasi yang kacau balau, adalah suatu kemungkinan yang bisa dikedepankan, karena jelas-jelas secara pribadi dirinya pernah mempunyai pengalaman jatuh cinta kepada wanita golongan tersebut (setidaknya seperti yang disangkanya), dan seperti yang kita tahu, hal itu tidak menjadi masalah berarti bagi Hitler muda.

Bila kemudian takdir menentukan Stefanie jatuh cinta kepada Hitler dan mereka menjadi pasangan, tentunya yang menelan pil sianida di bunker Berlin tahun 1945 bukanlah Eva Braun lagi!

Pada kenyataannya, Stefanie kemudian menikah dengan seorang perwira Angkatan Darat dan tinggal di Wina setelah Perang Dunia II. Dia tak pernah menyadari bahwa di masa mudanya ada seorang pemuda yang begitu tergila-gila, seorang pemuda yang kelak menjadi salah satu manusia paling dikenal dalam sejarah...

sumber

JILBAB SHARIE

Posted by beye on , under | komentar (0)





Jual Jilbab Grosir Maupun Eceran
OPEN NOW
hub: 0271630590


 



 




Jual Jilbab Grosir Maupun Eceran
OPEN NOW
hub: 0271630590






Jual Jilbab Grosir Maupun Eceran
OPEN NOW
hub: 0271630590





Jual Jilbab Grosir Maupun Eceran
OPEN NOW
hub: 0271630590

Related Posts with Thumbnails