Latest News

Pelukan Penuh Cinta Dapat Menghidupkan Sang Bayi

Posted by beye on Sabtu, 06 Juli 2013 , under | komentar (0)




Tahukah Anda betapa berartinya sebuah pelukan? Aktifitas fisik sederhana yang punya makna dalam, bisa menyalurkan energi penuh cinta dan mengembalikan emosi positif. Bahkan, keajaiban bisa saja terjadi seperti pengalaman Kate Hogg dari Austalia ini.

Pada tahun 2010 Kate Hogg masuk rumah sakit bersalin dan melahirkan anak kembar secara prematur, mengingat usia kandungan baru 27 minggu. Bayi perempuan, Emily berhasil selamat namun tidak bagi bayi laki-laki, Jamie. Tim dokter berupaya keras menyelamatkan Jamie, apa daya nyawanya tak tertolong. Bayi lelaki ini pun diserahkan kepada Kate untuk memberi ucapan perpisahan.
 
 
 
Kate menangis begitu sedih, ia mengambil Jamie dan membekapnya dengan erat di dadanya. Sambil memeluk, Kate berbicara padanya. Ini haruslah jadi perpisahan yang istimewa, demikian kira-kira pikiran Kate.

Setelah beberapa menit, tiba-tiba Jamie bergerak. Betapa bahagianya sang ibu, ia langsung mengambil ASI dengan jarinya dan memberi minum pada sang bayi. Mulut Jamie terbuka menyambut jari Kate dan menjilatinya. 
 

 
Seorang bidan yang sebelumnya dikirim tim dokter untuk menghibur Kate karena kehilangan bayi baru saja datang. Sang bidan pun begitu shock melihat keajaiban ini.

Peristiwa ini mengajarkan kita betapa hebatnya cinta, kasih sayang. Ketika berbagai peralatan teknologi kedokteran mutakhir masih harus menyerah, sentuhan seorang ibu justru jadi satu-satunya jawaban. Masihkan kita mendustai cinta?









 
 
 
 
 
 
 
 
 

Inilah Tembok Air Mata Tinggi di Hawaii

Posted by beye on Jumat, 05 Juli 2013 , under | komentar (0)




Tebing tinggi lebih dari 5000 meter menciptakan aliran 'air mata' yang tak terhitung.
Gunung Waialeale (atau Wai'ale'ale) adalah kawah gunung berapi dan titik tertinggi kedua di pulau Kauai di Kepulauan Hawaii. Dalam bahasa Hawaii, Wai'ale'ale berarti "air beriak" atau "air meluap." Di tempat ini curah hujan cukup tinggi rata-rata 11500 mm per tahun, dan pernah mencapai rekor 17300 mm di tahun 1982.

Dengan tingginya tebing sehingga membentuk aliran air yang tak terhitung. Di salah satu tempat disebut "Wall of Tears" atau tembok air mata, karena ada begitu banyak air terjun seolah-olah tampak seperti aliran air mata.


Ada beberapa alasan mengapa Wai'ale'ale memiliki curah hujan yang tinggi. Pertama, Kauai sebagai tempat di sisi utara Kepulauan Hawaii, memiliki lebih banyak eksposur terhadap sistem frontal yang membawa hujan di musim dingin.

Kedua, Wai'ale'ale memiliki bentuk bulat dan kerucut, sehingga bagian puncak menerima paparan angin cukup banyak dan menghasilkan alur ke bawah. Ketiga, puncaknya terletak tepat di bawah lapisan inversi angin 1.829 m (awan hujan), sehingga awan pembawa air tidak dapat naik lebih tinggi lagi dan menyebabkan curah hujan yang kuat.



Bila ingin melihat pemandangan menakjubkan ini, memang tidak mudah mencapai Gunung Waialeale dengan berjalan kaki. Satu-satunya cara adalah dengan helikopter, Anda pun harus mengamati kondisi cuaca. Bila tidak beruntung kawasan ini sering terselimuti awan. Ya, cukup mahal biaya melihat tembok yang penuh air mata ini.






 







Inilah 7 Tips Agar Baterai Smartphone Awet

Posted by beye on Rabu, 03 Juli 2013 , under | komentar (0)




Keberadaan smartphone sudah semakin umum dewasa ini. Kelengkapan fitur yang serba terhubung ke internet dan jejaring sosial membuat telepon genggam menjadi kebutuhan primer sehari-hari.

Keluhan yang sering terdengar dari pengguna smarphone biasanya soal daya tahan baterai. Terlalu cepat habis hingga baterai yang paling awet hanya setahun, lalu harus ganti yang baru. Apakah memang smartphone jadi 'pelahap' energi? Adakah cara membuatnya lebih awet? Dikutip dari dailymail dan apple.com, coba perhatikan tips di bawah ini.

money.cnn.com

1. Ketahui dengan baik berapa lama daya tahan baterai pada telepon genggam Anda. Artinya, harus tahu berapa kuat baterai bila telepon digunakan terus-menerus, dan berapa lama waktu siaga (standby). Dengan memahami hal ini, Anda bisa tahu kapan saat yang tepat harus men-charge baterai.

2. Kapasitas baterai terbaik agar awet harus dalam batasan berikut: Upayakan baterai ada di atas posisi 50% dan di bawah 100%. Mengisi baterai telepon sebaiknya tidak sampai penuh (full) 100%.

3. Membiarkan telepon genggam dalam posisi charge walau sudah mencapai kondisi full akan memperlemah daya tahan baterai dengan cepat. Jadi, perhatikan saat Anda men-charge baterai telepon.

4. Optimalkan pengaturan pada telepon Anda. Contoh: Beberapa aplikasi harus berjalan dengan selalu terhubung ke internet seperti misalnya e-mail atau bahkan layanan GPS. Sebaiknya matikan bila tidak dipakai karena cepat menguras daya tahan baterai.
 

fasttechblog.com


5. Gunakan Auto-Brightness agar telepon Anda bisa mengatur sendiri kondisi cahaya pada waktu dan tempat tertentu. Mengatur kecerahan layar pada tingkat tinggi memakan daya tahan baterai.

6. Banyak smartphone dilengkapi dengan fitur  "push" untuk sinkronisasi e-mail atau account pada internet. Gunakan manual sync agar bisa menghemat baterai.

7. Jika Anda berada pada daerah yang susah mendapat sinyal, gunakan Airplane Mode atau Flight Mode. Ponsel akan selalu mencari sinyal agar terhubung dengan jaringan, nah pada daerah tertentu hal ini membuat ponsel bekerja lebih keras. Akibatnya tentu saja membutuhkan energi lebih banyak dari baterai.



Semoga tips di atas dapat membantu.










 







Sumber:
dailymail.

Mengulas Tentang Kriptobotani dan Misteri Pohon Pemakan Manusia

Posted by beye on , under | komentar (0)




Pohon pemakan manusia sering muncul dalam kisah fiksi populer sebagai tanaman dari belantara Afrika. Mungkin terinspirasi oleh tanaman yang mampu menjebak dan memangsa hewan-hewan kecil, misalnya Nepenthes rajah.

Legenda tentang tumbuhan ganas ini misalnya ditulis oleh Karl Shuker, kriptozoolog asal Inggris dalam buku  The Beasts That Hide From Man (2003). Disebutkan bahwa kawasan Amerika Latin diduga menjadi keberadaan tanaman raksasa tersebut.
 

Nepenthes rajah / plantssiam.com


Ketertarikan peneliti pun menjadikan ilmu tentang tanaman buas ini juga punya nama tersendiri, yakni kritpobotani. Ilmu ini mempelajari berbagai macam tumbuhan eksotis yang keberadaannya tidak diakui komunitas ilmiah, namun ada dalam mitos, sastra, atau laporan yang belum terbukti.

Ada beberapa catatan yang belum diyakini kebenarannya, apakah sungguh-sungguh ada atau hoax belaka. Misalnya:


1. Pohon Madagascar 
 



Pada tahun 1881, petualang Jerman bernama Carl Liche menulis tentang pengorbanan yang dilakukan oleh suku Mkodo di Madagaskar. Ia menggambarkan bentuk pohon tersebut ramping seperti ular namun ganas bagaikan anaconda.

"Seperti ular hijau besar, dengan energi brutal dan kecepatan neraka, naik, retraksi sendiri, dan membungkus mangsanya begitu ketatnya. Sangat kejam seperti kecepatan anaconda yang membelit mangsanya."  Informasi mengenai pohon tersebut kemudian dipublikasikan tahun 1924 sebagai Negeri Pohon Pemakan Manusia oleh mantan Gubernur Michigan Chase Osborn, Madagaskar. Osborn pun mengklaim bahwa kedua suku dan misionaris di Madagaskar tahu tentang pohon mengerikan ini.


2. Ya-Te-Veo 
 



Dalam sebuah buku karangan J.W Buels berjudul Land and Sea, menyebutkan tentang pohon karnivora yang disebut Ya-te-Veo (Aku melihatmu). Ya-te-Veo ini diklaim hidup ditengah-tengah benua Amerika Selatan.

Belum jelas sampai sekarang apakah Ya-Te-Veo dan Pohon Madagascar benar-benar nyata ataukah hanya rekayasa belaka. Jadi, misteri tentang Pohon Pemakan Manusia ini belum terpecahkan dan butuh penelitian lebih lanjut. Mungkin ada yang mau mencoba memecahkanya?






 





Sumber:
beritaaulia

Gadis Remaja Menciptakan Inovasi Senter Bertenaga Panas Tubuh

Posted by beye on Senin, 01 Juli 2013 , under | komentar (0)




Tampaknya tak lama lagi produsen senter konvensional serta baterai akan kehilangan konsumen mereka. Pasalnya sudah ditemukan senter yang bisa menyala hanya dengan panas tubuh, yang dihasilkan oleh genggaman tangan saja. Penciptanya adalah Ann Makosinski, gadis 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP Victoria, British Columbia, Kanada.

Idenya sungguh jenial. Ia menyadari bahwa kehangatan yang dihasilkan oleh tubuh manusia adalah sumber energi diabaikan. Saat dirinya berpikir menciptakan senter untuk proyek sains, ide soal energi tubuh manusia ini terus terngiang dalam otaknya. Bagaimana caranya memindahkan energi tersebut ke dalam senter?
 

Tujuan itu tercapai ketika ia menemukan jenis ubin yang dikenal dengan ubin Peltier - ubin ini bisa menghasilkan daya listrik ketika salah satu sisi ubin dipanaskan dan lainnya didinginkan. Ann Makosinski pun berpikir, bila ia bisa membuat bentuk ubin yang berongga di dalamnya, hal ini berarti ia bisa memegang senter di bagian luar ubin untuk memanaskan sisi dalam, sementara udara ambien akan mendinginkan ubin di bagian dalam lampu senter.

Sayangnya, daya yang dihasilkan oleh ubin Peltier ini tidak cukup kuat untuk menimbulkan tegangan listrik. Untuk memecahkan masalah, Ann Makosinski menciptakan sebuah sirkuit sebagai transformator, untuk menghasilkan dan menaikkan tegangan listrik di dalam perangkat senternya.
 
 
 
Proyek ilmiahnya pun berhasil dengan sukses. Ia telah berhasil menciptakan senter bertenaga panas tubuh manusia. Menurut Dailymail, biaya produksi senter Ann Makosinski ini lumayan mahal dibanding senter konvensional, seharga US$ 26. Tapi yang pasti tak ada lagi biaya yang dikeluarkan kemudian untuk baterai. Jadi jauh lebih hemat dan ramah lingkungan, bukan?








 




Sumber:
dailymail.

Related Posts with Thumbnails